Kanwil Ditjen Perbendaharaan Beberkan Sebab Serapan APBN 2019 di Kaltara Baru 42 Persen

Plt Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Utara Midden Sihombing ungkap Rp 11 triliun dana APBN baru terserap 42 persen

Kanwil Ditjen Perbendaharaan Beberkan Sebab Serapan APBN 2019 di Kaltara Baru 42 Persen
tribunkaltim.co/Muhammad Arfan
Plt Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Utara Midden Sihombing menjadi narasumber 'Respons Kaltara' di Kedai 99 Tanjung Selor, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Salah satu kelemahan pengelolaan dana APBN di Kalimantan Utara ialah realisasi keuangan yang menumpuk di akhir-akhir tahun. 

Plt Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Utara Midden Sihombing mengungkapkan, dari sekitar Rp 11 triliun dana APBN yang dialokasikan ke Kalimantan Utara dan Rp 6 triliun lebih dana transfer untuk pemerintah daerah, realisasinya secara total baru kurang lebih 42 persen.

Midden Sihombing menyebutkan, semestinya alasan tahun lalu tidak bisa dijadikan alasan yang sama tahun ini.

Kebanyakan pengguna anggaran berasalan terbentur petunjuk teknis, proses verifikasi, dan pendataan.

"Seharusnya itu tidak dijadikan alasan yang sama setiap tahun.

Harus ada jalan keluarnya.

Sayang sekali anggaran tersebut dialokasikan untuk pembengunan di daerah akan tetapi realisasi serapannya kurang maksimal.

APBN itu kan untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi," sebut Midden Sihombing dalam 'Respons Kaltara' di Kedai 99 Tanjung Selor, Selasa (10/9/2019).

Faktor pihak ketiga atau penyedia barang dan jasa juga mempengaruhi realisasi serapan keuangan APBN.

Mantan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalimantan Timur ini mengungkapkan, jika pihak ketiga atau kontraktor penyedia barang dan jasa telah menyelesaikan pekerjaannya seharusnya cepat mengajukan penagihan pembayaran.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved