Prostitusi Online, PPA Polda Kepri Angkut 31 Wanita di Bawah Umur Bersama Pemilik Rumah ke Mapolda

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan saat ini, diketahui tersangka Awi dan Fahlen sengaja memberikan uang pinjaman kepada korban

Prostitusi Online, PPA Polda Kepri Angkut 31 Wanita di Bawah Umur Bersama Pemilik Rumah ke Mapolda
(KOMPAS.COM/HADI MAULANA)
Subdit V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri menetapkan 2 tersangka dari kasus prostitusi online di Karimun yang melibatkan 31 wanita belia dari berbagai daerah di Indonesia. 2 pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni, Awi (40) asal Batam dan Fahlen (19) asal Bandung. 

Setelah korban sampai di Karimun, saat itulah tersangka Awi memainkan perannya dan korban dipaksa untuk bekerja sesuai perintah tersangka Awi.

"Di sini korban ditakut-takuti tersangka Awi dan harus bekerja untuk membayar uang yang telah

dikeluarkan mereka dengan jangka waktu 6 bulan," kata Wadir Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Ari Darmanto di Mapolda Kepri, Selasa (10/9/2019).

Wadir Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Ari Darmanto mengatakan, selama 6 bulan bekerja itu, uang yang dihasilkan korban tidak langsung diberikan korban,

melainkan dipegang tersangka Awi.

Setelah 6 bulan, barulah korban menerima uang dari hasil kerja selama ini.

"Uang itupun tidak utuh, korban hanya diberikan 50 persen.

Sebab 50 persen lagi dipotong untuk membayar biaya perjalanan serta makan minum sehari-hari korban," jelas Wadir Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Ari Darmanto.

"Apalagi, jika tersangka Fahlen ada memberikan uang tanda jadi yang dititipkan kepada orangtua korban,

potongan korban juga akan bertambah," kata Wadir Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Ari Darmanto menambahkan.

Halaman
123
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved