Soal Pernyataan Perang, Menteri Susi Akhirnya Angkat Bicara: Ada yang Beri Info Salah ke Gubernur

Menteri Susi menjawab tantangan perang yang dilayangkan Gubernur Maluku Murad Ismail karena kebijakannya dianggap merugikan masyarakat Maluku

Soal Pernyataan Perang, Menteri Susi Akhirnya Angkat Bicara: Ada yang Beri Info Salah ke Gubernur
Kolase Kompas.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti atau Menteri Susi dan Gubernur Maluku Murad Ismail 

Hal itu disebabkan nelayan Maluku tidak diperbolehkan melakukan penangkapan di zona tersebut.

"Katanya 12 mil lepas pantai itu punya pusat, suruh mereka bikin kantor di 12 mil lepas pantai, Ini daratan punya saya,” kata Murad.

Tak Perlu ke Luar Negeri untuk Mengundang Investor

Gubernur Maluku Murad Ismail mengundang para investor untuk berinvestasi ke Provinsi Maluku.

Namun, menurut Murad, mengundang para investor tak perlu dilakukan di luar negeri.

Menurut Murad, mengunjungi luar negeri dengan tujuan mengundang para investor berinvestasi di Maluku hanya akan menghambur-hamburkan uang daerah.

Apalagi, menurut Murad, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Maluku sangat kecil.

“APBD kita kecil, masak kita ke China sana, saya rasa tidak tepat lah. Mereka berkeinginan investasi di Maluku, bagusnya mereka ke Maluku atau ketemu sama kita di Jakarta. Itu yang tepat,” kata Murad di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (29/8/2019).

Murad mengatakan, kekayaan alam Maluku sangat berlimpah, baik di darat maupun di laut.

Kekayaan alam itu, menurut Murad, sudah banyak dikenal publik asing.

Menurut Murad, tidak ada manfaat bagi pejabat Maluku untuk bepergian ke luar negeri dengan alasan untuk mencari investor.

“Menurut saya kurang elok, kita nawarin, kaya kita mau nawarin produk, saya rasa kurang tepat. Orang di dunia semua tahu kalau Maluku luar biasa kekayaan alam dan lautnya seperti blok Masela,” ujar Murad.

Menurut Murad, sebagai pimpinan daerah, tugasnya gubernur tidak hanya mengentaskan kemiskinan dan mensejahterahkan masyarakat.

Tugas lainnya adalah menjaga dan mempertahankan sumber daya alam yang dimiliki Maluku, agar dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat dan generasi yang akan datang.

"Saya berpikir bagimana bisa mensejahterahkan masyarakat, bagaimana bisa mengentaskan kemiskinan di Maluku, bagaimana mengangkat harkat dan martabat masyarakat di Maluku ini sejajar dengan provinsi yang lain, hanya itu tugas saya," kata Murad.

(*)

TONTON JUGA:
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved