Capim KPK yang Hakim Ini Setuju Penyadapan Diperketat: Negara Ini Terlalu Murah Soal Penyadapan 

Capim KPK tersebut menegaskan kewenangan penyadapan harus diatur lebih ketat supaya tidak digunakan di luar tujuan awal penyidikan.

Capim KPK yang Hakim Ini Setuju Penyadapan Diperketat: Negara Ini Terlalu Murah Soal Penyadapan 
Tribunnews/Jeprima
Calon pimpinan KPK, Nawawi Pomolango menjalani uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). Uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK akan berlangsung selama dua hari yakni pada 11-12 September 2019. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebanyak Lima dari sepuluh calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019-2023 akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test, Rabu (11/9/2019) hari ini.

Uji kepatutan dan kelayakan itu diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, oleh Komisi III DPR RI.

Berdasarkan jadwal, uji kepatutan dan kelayakan capim KPK akan dimulai pukul 10.00 WIB.

Setiap peserta diberi waktu selama satu setengah jam secara bergantian untuk mengikuti tahapan terakhir seleksi tersebut.

Mereka bakal diwawancara oleh anggota Komisi III terkait isu pemberantasan korupsi, setelah sebelumnya membuat makalah dengan tema beragam pada Senin (9/9/2019).

Setelah fit and proper test, Komisi III akan memilih lima capim KPK periode 2019-2023.

Uji kepatutan dan kelayakan ini akan dilanjutkan pada Kamis (12/9/2019), diikuti lima capim lainnya, dengan metode serupa.

Adapun lima capim yang bakal mengikuti uji kepatutan dan kelayakan hari ini adalah:

1. Nawawi Pomolango (Hakim)

2. Lili Pintauli Siregar (Advokat)

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved