Dituduh Menghamili Wanita Penghibur, Oknum Kepala Desa Terancam Dilaporkan Polisi

eorang wanita asal Blitar, Jawa Timur berinisial, Bibi, berniat melaporkan oknum kepala desa di Kecamatan Sukorejo karena menghamilinya

Dituduh Menghamili Wanita Penghibur, Oknum Kepala Desa Terancam Dilaporkan Polisi
NET
Ilustrasi hamil 

Bibi mengaku terpaksa menjadi wanita penghibur karena banyaknya beban kehidupan keluarga yang harus ditanggungnya.

Dikabarkan Hamil, Perut Syahrini Tampak Semakin Membuncit, Reino Barack Temani Sang Istri Manggung

Dicurigai Penculik Anak, Wanita Hamil di India Dipukul Sekelompok Orang

Kisah Pilu dari Banten, Bayi dalam Kandungan Ibu Hamil Ditandu 7 Kilometer Meninggal di Tengah Jalan

Trik Maut Duda Muda Ajak Gadis 15 Tahun Tidur di Kosnya, Berujung Hubungan Badan Hingga Hamil

"Tidak lama kami berpisah. Saya juga sudah memberikan sejumlah uang," katanya.

Seminggu kemudian, ia mengirim foto alat tes kehamilan.

Ia mengaku hamil dan meminta uang untuk menggugurkan kandungannya.

Kendati mengaku pernah berhubungan badan dengan Bibi, Kades BS merasa yakin bahwa anak di kandungan Bibi bukan hasil perbuatannya.

Ia juga mengaku sudah meminta Bibi untuk bertemu kembali namun Bibi sudah tidak bisa dihubungi.

"Tidak masuk akal kalau saya menghamilinya," kata Kades BS.

Di sisi lain, Bibi mengaku kepada wartawan bahwa dirinya dihamili seorang kades.

Ia menceritakan pertemuan dan iming-iming yang akan diberikan bila bersedia berhubungan badan dengan sang kades.

"Saya kenal pak kades bulan Agustus lalu. Saya dirayu akan dinikah sirih bila mau berhubungan badan. Setelah saya hamil, ia malah sulit untuk ditemui. Saya akan lapor ke polisi," kata Bibi.

Sementara itu, Camat Sukorejo Diano Vela Feri Santoso mengaku pihaknya harus mengklarifikasi persoalan yang terjadi di jajarannya.

"Kami ingin mengetahui persoalan yang sebenarnya untuk segera dicarikan solusi. Kami berharap kasus ini bisa segera terselesaikan," kata Camat Diano. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved