Berita Pemkab Berau

Dorong Pengembangan Perkebunan Berkelanjutan, Pemkab Berau-Solidaridad Siap Bina Pekebun Mandiri

Yayasan Solidaridad yang siap untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pekebun mandiri Bumi Batiwakkal.

Dorong Pengembangan Perkebunan Berkelanjutan, Pemkab Berau-Solidaridad Siap Bina Pekebun Mandiri
HUMASKAB BERAU
Wabup Berau Agus Tamtomo bersama Prof Gusti Muhammad Hatta berfoto bersama usai pertemuan di Tanjung Redeb, Selasa (10/9/2019). Pertemuan organisasi perangkat daerah dengan Yayasan Solidaridad ini untuk menjajaki kerjasama bersama pemerintah untuk petani sawit berkelanjutan dan ramah lingkungan. 

TANJUNG REDEB - Pembangunan sektor perkebunan di Kabupaten Berau menjadi salah satu unggulan yang tidak hanya dikembangkan perusahaan swasta.

Namun perkebunan mandiri masyarakat juga terus tumbuh dan berkembang. Mereka mendorong pembangunan perkebunan berkelanjutan serta memperhatikan pengelolaan lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Berau mendapat dukungan dari Yayasan Solidaridad yang siap untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pekebun mandiri Bumi Batiwakkal.

Menjajaki kerjasama bersama pemerintah untuk petani sawit berkelanjutan dan ramah lingkungan, Selasa (10/9/2019) digelar pertemuan Yayasan Solidaridad bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di ruang rapat Kakaban Setkab Berau. 

Peertemuan dipimpin Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo bersama Penasehat Solidaridad Indonesia, Gusti Muhammad Hatta. Gusti adalah Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat yang juga mantan menteri lingkungan hidup dan menteri riset dan teknologi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Yayasan Solidaridad Network Indonesia adalah lembaga yang kegiatannya melakukan pembinaan para petani atau pekebun dengan saat ini pengembangan 13 komoditi.

Lembaga ini, sebagai bagian dari Solidaridad Network, berupaya menciptakan kesadaran akan perubahan iklim dan memperbaiki rantai pasokan yang mengarah kepada keberlanjutan dan manfaat bagi semua kalangan.

Penasehat Solidaridad Indonesia, Gusti Muhammad Hatta, menyampaikan organisasi Yayasan Solidaridad yang berpusat di Belanda, telah melakukan kegiatan di beberapa negara, termasuk di Indonesia yang telah bekerjasama di beberapa daerah termasuk di Kaltim.

Solidaridad kegiatannya lebih banyak membantu petani pekebun dalam memberikan pengetahuan dan pendampingan.

Diantaranya melalui sekolah lapang dalam rangka melakukan perkebunan yang ramah lingkungan. Termasuk memfasilitasi para petani dalam kemudahan memperoleh bibit, pupuk hingga penanganan pacas panen dan industri hilir dari produksi yang dihasilkan.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved