DPKP Kaltara Berharap Petani Konsisten dengan Profesinya, Tak Beralih ke Perkebunan Sawit

DPKP Kaltara mengajak petani dan nelayan di Kalimantan Utara memajukan dua sektor andalan ini dengan cara konsisten terhadap profesi

DPKP Kaltara Berharap Petani Konsisten dengan Profesinya, Tak Beralih ke Perkebunan Sawit
PSDKP
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali berhasil menangkap kapal ikan asing (KIA) yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI). 6 KIA asing tersebut terdiri dari 4 KIA asal Vietnam dan 2 KIA asal Malaysia. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Segala jenis profesi di sektor pertanian dan perikanan diharapkan menyatu untuk menumbuhkan dua sektor tersebut ke arah yang lebih baik, di Kalimantan Utara.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kaltara Andi Santiaji Pananrangi mengungkapkan, salah salah satu kunci terbangunnya sektor pertanian dan perikanan yang lebih baik adalah saling mendukung di antara sekian banyak profesi di sektor itu.

"Misalkan di Nunukan kelebihan ayam potong, bisa dialihkan ke Tarakan yang stoknya kurang.

Termasuk bisa disuplai ke Malinau juga.

Kita tidak bisa membangun sektor-sektor ini dengan ego.

Harus ada kesatuan," sebut Andi Santiaji saat memberikan arahan dalam Temu Profesi Pekan Daerah (PEDA) Petani-Nelayan Kalimantan Utara 2019 di lantai III gubernurran, Rabu (11/9/2019).

Profesi sektor pertanian dan perikanan menurutnya cukup beragam, tidak hanya petani dan nelayan.

Namun dalam lingkup lebih luas profesi ini mencakup petani dalam kelompok tani, BUMdes, Koperasi, dan perorangan yang membeli hasil-hasil pertanian dan perikanan dari masyarakat.

Petani dan nelayan juga diharapkan Andi selalu konsisten dengan profesi masing-masing dan tentu harus dibarengi dengan inovasi dan kreativitas.

Hal ini ditegaskan Andi Santiaji mengingat banyak ditemukan fenomena petani beralih profesi yang belum tentu akan memberi kesejahteraan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved