Kasus Prostitusi Online di Kepulauan Riau Libatkan 31 Anak di Bawah Umur, Ini Faktanya

Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengungkap prostitusi online yang melibatkan 31 anak di bawah umur

Kasus Prostitusi Online di Kepulauan Riau Libatkan 31 Anak di Bawah Umur, Ini Faktanya
TribunKaltim.Co/HO/Kompas.Com
Subdit V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus prostitusi online di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. 

Diyakini, jaringan ini juga Awi yang menyuplai wanita muda tersebut untuk dipekerjakan sebagai PSK.

Gerebek Tempat Prostitusi, Polda Kepulauan Riau Amankan 26 Wanita PSK

Prostitusi Online Gunakan Hotel Tempat Transaksi, Polda Kaltim Pantau Hotel di Balikpapan

"Kasus ini terungkap setelah Polda Kepri menerima laporan dari Ombudsman RI dan kemudian laporan tersebut dijadikan atensi," kata dia.

"Ombudsman sendiri melakukan pelaporan langsung ke Kapolda," tambah dia.

4. Dijual hingga Rp 2 juta

 Ari menjelaskan, para korban terdiri dari 15 wanita berasal dari Bandung, 4 orang dari Jakarta, 2 orang dari Bogor, 2 orang dari Garut, 2 orang dari Brebes, 2 orang dari Purbalingga, 2 orang dari Lampung, 1 orang dari Palembang dan 1 orang wanita lagi dari Medan.

"Mereka rata-rata berusia 21 tahun. Bahkan ada yang berusia 16 tahun, masih di bawah umur," jelas Ari.

Mereka "dijual" mulai dari Rp 600.000 hingga Rp 2 juta per malam.

5. Korban dibuat berutang

 Ari mengatakan, kedua tersangka ini cukup pandai dan rapi menjalankan praktik prostitusinya.

Sebab, korban dibuat mereka berutang sehingga tidak bisa berbuat apa-apa dan mengikuti kemauan tersangka selama 6 bulan ke depan.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved