Kejati Kaltim Bidik Proyek Fisik di Politeknik Balikpapan yang Bersumber Dari Dana Proyek APBN

Kejati Kaltim sedang mengusut dugaan peyimpangan pada pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu di Politeknik Balikpapan yang bersumber dari dana APBN

Kejati Kaltim Bidik Proyek Fisik di Politeknik Balikpapan yang Bersumber Dari Dana Proyek APBN
tribunkaltim.co/Budhi Hartono
Wakil Direktur II Politeknik Balikpapan, Emil Asmanajaya membawa dua bundel dokumen usai diperiksa tim penyidik Pidana Khusus Kejati Kaltim. Selain Emil, mantan Wakil Direktur III Syaeful Akbar dan mantan Kabag Umum Tuatul Mahfud dan Candra Irawan mantan Kasub Umum Poltekba.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Diam-diam Kejaksaan Tinggi Kejati Kaltim memeriksa sejumlah pejabat di lingkungan Perguruan Tinggi Politeknik Balikpapan atau Poltekba.

Mereka diperiksa terkait proyek fisik pembangunan di kampus yang sedang dibidik Kejati Kaltim.

Diduga beberapa proyek pembangunan gedung perkuliahan, workshop yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan, dibiayai melalui dana APBN, bermasalah.

Hanya saja dari informasi yang dihimpun, belum bisa dipastikan proyek bangunan yang diusut itu apakah termasuk gedung serbaguna.

Mereka yang dimintai keterangan yakni, Wakil Direktur II Politeknik Balikpapan, Emil Asmanajaya (Bidang Umum, Keuangan dan Perencanaan).

Kemudian mantan Wakil Direktur III Syaeful Akbar (Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba) dan Tuatul Mahfud mantan Kabag Umum dan Keuangan, serta Candra Irawan mantan Kasub Umum. 

Keempat pegawai Politeknik Balikpapan diperiksa di ruang Pidana Khusus Kejati Kaltim.

Pantauan Tribun pemeriksaan, mulai pukul 10 pagi hingga 16.55 wita.

Tribun sempat mewawancari Candra yang mengenakan kemeja batik lengan pendek, di sela-sela solat Ashar.

Namun ia menolak memberikan jawaban kepada Tribun. 

Halaman
123
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved