Kivlan Zen Menangis di Ruang Sidang dan Buat Haru, Inilah Pertanyaan Pertama yang Diajukan Hakim

Melihat suaminya Kivlan Zen menangis, Dwi pun langsung dengan cepat menghapus air mata yang menetes menggunakan tisu yang ia bawa.

Kivlan Zen Menangis di Ruang Sidang dan Buat Haru, Inilah Pertanyaan Pertama yang Diajukan Hakim
ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj
Terdakwa kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (kanan) dibantu istrinya mengusap wajahnya saat mengikuti sidang pembacaan dakwaan di PN Pusat, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Jaksa penuntut umum mendakwa Kivlan Zen menguasai empat pucuk senjata api dan 117 peluru tajam secara ilegal. 

Saat ditanyakan apakah dirinya sehat, Kivlan mengaku sehat dan dapat menjalankan persidangan.

"Saya mengikuti aturan Yang Mulia," ujar Kivlan di hadapan hakim.

Sebelumnya, Kivlan ditetapkan sebagai tersangka kasus makar dan kepemilikian senjata api ilegal untuk rencana pembunuhan tokoh nasional.

Ia pun ditahan di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta Selatan.

Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan ini berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019 di Jakarta pada 21-22 Mei 2019.

Masing-masing tersangka tersebut berinisial HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.

Polisi sebelumnya menolak pengajuan penangguhan penahanan Kivlan dengan alasan yang bersangkutan tidak kooperatif.

Kivlan juga sempat mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, gugatannya ditolak.

Suruh orang kepercayaan memcari senjata api ilegal

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved