Berita Berau Terkini

Masuk Kawasan Rawan Kebakaran Hutan, Polsek Talisayan Gelar Sosialisasi ke Kampung Capuak Berau

Nah, kebakaran hutan dan lahan umumnya sulit dikendalikan. Karena selain faktor kemarau yang membuah semak belukar dan tumbuhan lainnya mengering.

Masuk Kawasan Rawan Kebakaran Hutan, Polsek Talisayan Gelar Sosialisasi ke Kampung Capuak Berau
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Kapolsek Talisayan, Iptu Budi Witikno, didampingi Pejabat sementara Kepala Kampung Capuak Sigit Dwi memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang bahayanya membakar lahan, Rabu (11/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan. Terutama di kawasan-kawasan yang rawan terjadi kebakaran, seperti yang ada di Kecamatan Talisayan.

Kecamatan Talisayan merupakan salah satu kawasan yang banyak terpantau titik panas dari citra satelit milik Bdan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG.

Dan BMKG Berau telah memberikan peringatan dini agar mewaspadai puncak musim kemarau yang diprediksi akan terjadi di pertengahan bulan Oktober 2019 nanti.

Karena itu, Polsek Talisayan pada hari Rabu (11/9/2019) menggelar pertemuan dengan masyarakat Kampung Capuak, Kecamatan Talisayan untuk memberikan pemahaman potensi kebakaran.

Kapolsek Talisayan, Iptu Budi Witikno, didampingi Pejabat sementara Kepala Kampung Capuak Sigit Dwi memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang bahayanya membakar lahan.

“Mayoritas masyarakat Kampung Capuak berpofesi sebagai petani dan berkebun, karena itu dirasa perlu untuk mendapat sosialisasi agar tidak ada warga yang membuka lahan pertanian dengan cara dibakar,“ kata Kaposek Talisayan Ipyu Budi Witikno.

Nah, kebakaran hutan dan lahan umumnya sulit dikendalikan. Karena selain faktor kemarau yang membuah semak belukar dan tumbuhan lainnya mengering, sehingga mudah terbakar, juga dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.

Apalagi warga di Kampung Capuak ini mayoritas menetap di sepanjang jalan poros Talisayan yang tidak jauh dari hutan.

Tentu kebakaran hutan, dikhawatirkan akan merembet ke rumah-rumah penduduk.

Belum lagi potensi tertutupnya akses jalan akibat kebakaran hutan di tepi jalan poros seperti yang terjadi di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan beberapa hari lalu.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved