BJ Habibie Wafat

R80, Impian BJ Habibie yang Belum Terwujud, Sempat Minta Bantuan Jokowi dan Ajak Warga Patungan

Sebelum tutup usia, BJ Habibie tengah merajut asa mewujudkan pesawat buatan bangsa

PT Regio Aviasi Industri RAI
ILUSTRASI. Pesawat R80 - Habibie ; 

Angka itu memang jauh dari kebutuhan pembuatan prototipe pesawat R80 yang diperkirakan mencapai Rp 200 miliar.

Total kebutuhan dana untuk skala industri bahkan Rp 20 triliun.

Namun, angka itu dirasa cukup untuk modal awal mereka.

Yang menarik, sebagai bagian dari kebanggaan yang ingin dibangun bersama atas pesawat R80, para pendonor berpeluang mendapat reward.

Dengan nominal donasi terkecil Rp 100.000, misalnya, pendonor bisa memasang fotonya di badan prototipe pesawat tersebut.

Dirangkum Tribunnews dari Kompas.com, berikut fakta-fakta mengenai BJ Habibie:

1. Sosok paling dikagumi di Indonesia

Berdasarkan jajak pendapat YouGov yang dirilis pada 18 Juli 2019, BJ Habibie dinobatkan sebagai sosok paling dikagumi di Indonesia.

Mengutip Kompas.com, BJ Habibie berada di atas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tingkat kekaguman masyarakat mencapai 14,12 persen.

YouGov yang merupakan situs penyedia opini publik dari asal Inggris ini memulai jajak pendapat dengan mengajukan nominasi terbuka pada Desember 2018.

Selain BJ Habibie, nama Susi Pudjiastuti juga menjadi sosok paling dikagumi di Indonesia dari figur perempuan.

Susi menempati tempat teratas dengan perolehan 16,41 persen.

2. Penghargaan dari UNS

Pada 11 Maret 2019, BJ Habibie menerima penghargaan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) pada puncak acara Dies Natalies ke-43 Universitas Sebelas Maret (UNS).

Dilansir Kompas.com, penghargaan 'Parasamya Anugraha Dharma Widyatama Makaya' diterima putra BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie.

"Pak Habibie sedang menjalani proses pengobatan sehingga penerimaan penghargaan ini diwakili putranya," ujar Rektor UNS saat itu, Ravik Karsidi.

Ravik mengatakan penghargaan tersebut merupakan tanda jasa dan penghargaan tertinggi atas jasa BJ Habibie di bidang Iptek.

Mewakili BJ Habibie, Ilham mengungkapkan penghargaan itu merupakan bentuk pengorhamatan mulia terhadap sang ayah.

Ia juga mengungkapkan saat itu BJ Habibie tidak bisa menghadiri penerimaan penghargaan karena sedang menjalani pengobatan di Jerman.

"Insya Allah apa yang telah disumbangkan Bapak dan masih demikian akan bermanfaat untuk seluruh rakyat Indonesia."

"Sehingga kita semuanya bisa meningkatkan dan memaksimalkan kesejahteraan, keadilan, dan lain-lainnya di Indonesia," terang Ilham.

3. Namanya jadi jembatan di Timor Leste

Nama BJ Habibie diabadikan di jembatan Timor Leste pada Kamis (29/8/2019) lalu, bertepatan dengan Peringatan 20 Tahun Referendum Timor Leste.

Dikutip dari Kompas.com, Jembatan BJ Habibie terletak di Desa Bidau Santana.

Jembatan yang memiliki panjang 540 meter dan lebar delapan meter ini dibangun dengan biaya sekitar Rp 55 miliar.

"Saya ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia memenuhi undangan Presiden Timor Leste menghadiri 20 tahun Jajak Pendapat Timor Leste."

"Terkait peresmian jembatan di Dili dengan nama BJ Habibie, ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Indonesia dan khususnya Bapak BJ Habibie," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai utusan khusus Presiden Joko Widodo dalam saat memberikan sambutan.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, Kompas.com/Ihsanuddin/Ardi Priyatno Utomo/Labib Zamani/Agni Vidya Perdana)

(*)

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved