Tertangkap Lensa Kamera, Pertarungan Mengerikan Buaya vs Anakonda di Brasil

Pertarungan mengerikan antara buaya sepanjang 1,8 meter dengan anakonda 8 meter tertangkap lensa kamera di Pantanal, Brasil.

Tertangkap Lensa Kamera, Pertarungan Mengerikan Buaya vs Anakonda di Brasil
TribunKaltim.Co/HO/SWNS.com/Kevin Dooley via Daily Mirror
Foto yang diambil fotografer Amerika Serikat (AS) Kevin Dooley memperlihatkan bagaimana seekor ular anakonda bertarung melawan caiman yang masuk dalam keluarga buaya di Pantanal, Brasil. 

TRIBUNKALTIM.CO-Pertarungan mengerikan antara buaya sepanjang 1,8 meter dengan anakonda 8 meter tertangkap lensa kamera di Pantanal, Brasil. 

Seorang fotografer tersebut menceritakan bagaimana pertarungan kedua binatang tersebut di rawa-rawa lahan basah yang menjadi habitat keduanya.

Anakonda itu bisa terlihat melilitkan tubuhnya di predator yang masih masuk keluarga buaya itu dengan harapan membuatnya sesak napas.

Dilansir Daily Mirror Senin (9/9/2019) vis Kompas.Com, fotografer alam liar Kevin Dooley mengatakan, dia cukup "beruntung" untuk mengabadikan momen itu dan mengungkapkan dia belum pernah memotret yang seperti itu.

Pria dari Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat (AS), itu menuturkan dia tengah makan siang di perahunya.

"Saya tak percaya peristiwa itu sungguh terjadi," ujarnya.

Dia menuturkan yang bisa didengarnya awalnya adalah percikan air. Kemudian dia melihat si caiman nampak menderita.

"Lilitan anakonda itu bahkan mematahkan kakinya," papar Dooley.

Fotografer berusia 58 tahun itu berkata, dia duduk dengan jarak sekitar 9 meter dari lokasi kejadian.

Dia kemudian menoleh ke kanan dan melihat pemandangan itu.

Dooley menuturkan kejadian itu berlangsung dalam delapan menit. Di tengah pertarungan itulah, dia melihat si anakonda nampak kehabisan oksigen dan harus melepaskan si buaya.

"Saat melonggarkan lilitan itulah, si caiman dengan cepat berusaha menggigit kepala si anakonda," terang Dooley.

Untungya, reptil itu bisa meloloskan diri. Dooley pun berpikir bahwa si caiman sudah mati. Dia mengaku sangat bersyukur pertarungan dua predator itu tepat terjadi di depan matanya, dan mengaku bakal menunggu lama momen itu terulang.

"Saya begitu bersyukur dan merasa beruntung. Di satu sisi, saya merasa kasihan ke si caiman. Tak pernah terpikir saya akan melihat momen seperti ini," pungkasnya. (*)

TONTON JUGA:
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved