2022, Angkot di Daerah Ini Dipastikan Hilang dari Pusat Kota, Izin yang Ada Tak Akan Diperpanjang 

Diyakini, pada tahun 2022, seluruh angkot yang beroperasi di pusat kota akan hilang dengan sendirinya.

2022, Angkot di Daerah Ini Dipastikan Hilang dari Pusat Kota, Izin yang Ada Tak Akan Diperpanjang 
(KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH)
Sejumlah angkot saat melintas di kawasan pusat kota di Jalan Juanda, Kota Bogor, Kamis (12/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah serius melakukan penataan transportasi di kota hujan.

Baru-baru ini, sang Wali Kota Bima Arya Sugiarto berencana akan menghapus keberadaan angkutan perkotaan ( angkot) di pusat kota atau di seputaran Kebun Raya Bogor.

Demi memuluskan rencana itu, Bima membuat sejumlah kebijakan.

Salah satunya dengan tidak memberikan izin perpanjangan terhadap 800 angkot yang telah berusia di atas 20 tahun, akhir tahun ini.

Bima mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, jumlah angkot yang ada mencapai 2.400.

Dengan tidak diperpanjangnya 800 angkot di akhir tahun ini, artinya jumlah angkot di Kota Bogor pada tahun depan menjadi 1.600.

Bima pun meyakini, pada tahun 2022, seluruh angkot yang beroperasi di pusat kota akan hilang dengan sendirinya.

"Dalam tahun 2022 angkot akan hilang. Artinya angkot itu secara alamiah akan hilang," ucap Bima, Kamis (12/9/2019).

Sejalan dengan kebijakan itu, Bima pun telah merancang skema untuk membatasi jumlah angkot yang masuk dari Kabupaten ke Kota Bogor.

Ia juga meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk memfasilitasi pengadaan terminal batas kota.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved