174 Korban Keracunan Massal di Sukabumi, Dua Korban Meninggal Dunia

Kerucunan makanan secara massal dialami sedikitnya 174 orang korban. Bahkan dua korban telah meninggal dunia.

174 Korban Keracunan Massal di Sukabumi, Dua Korban Meninggal Dunia
TribunKaltim.CO/HO/Kompas.Com
Seorang pasien korban keracunan makanan massal sedang mendapatkan penanganan tim medis di Puskesmas Bantargadung, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (12/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO-Kerucunan makanan secara massal dialami sedikitnya 174 orang korban. Bahkan dua korban telah meninggal dunia.

Untuk memastikan penyebab peristiwa ini, Polres Sukabumi, Jawa Barat akan melakukan penyelidikan.

Kepala Polres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, untuk melakukan penyelidikan telah memanggil  beberapa saksi untuk dimintai  keterangan. 

Mereka yang yang telah dipanggil yakni sohibul bait yang mengadakan acara, Pak Aef.

Menurut dia perkara ini masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman. Selain itu pihaknya sudah mengambil sampel makanan berupa nasi uduk, rendang telur dan daging ayam.

Kata dia sampel makanan sudah dikirim ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Barat di Bandung.

Pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium. "Mudah-mudahan dari hasil laboratorium akan diketahui kandungan-kandungannya," ujar dia.

Tuan rumah juga korban keracunan

Sementara Aef (50) membenarkan dirinya sudah dimintai keterangan penyidik di Polsek Warungkiara.

Dia dimintai keterangan pada Kamis (12/9/2019) sore hingga akhirnya disuruh menginap di Polsek Warungkiara.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved