174 Korban Keracunan Massal di Sukabumi, Dua Korban Meninggal Dunia

Kerucunan makanan secara massal dialami sedikitnya 174 orang korban. Bahkan dua korban telah meninggal dunia.

174 Korban Keracunan Massal di Sukabumi, Dua Korban Meninggal Dunia
TribunKaltim.CO/HO/Kompas.Com
Seorang pasien korban keracunan makanan massal sedang mendapatkan penanganan tim medis di Puskesmas Bantargadung, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (12/9/2019). 

"Ia baru pulang dari Polsek Warungkiara. Kemarin sore diperiksa dan disuruh menginap di kantor polisi," kata Aef kepada Kompas.com saat ditemui di rumahnya, Jumat siang.

Ia mengaku semalam saat di kantor polisi mengalami muntah-muntah. Karena dia pun menjadi salah satu dari seratusan warga yang diduga keracunan makanan.

"Saya juga mual dan kembung," aku dia. Saat diajak untuk ke Puskesmas Bantargadung, Aef menolak secara halus. "Ia nanti saja," jawabnya.

Pantauan Kompas.com di pintu dapur rumah penyelenggara selamatan 100 hari meninggal anaknya sudah dipasangi garis polisi.

Selain itu garis polisi juga terpasang di sekitar sumber air yang berlokasi permukiman padat penduduk.

Diberitakan sebelumnya dugaan keracunan makanan kembali dialami warga Sukabumi, Jawa Barat.

Kali ini dialami puluhan warga Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Rabu (11/9/2019).

Puluhan warga yang diduga mengalami keracunan ini mengeluhkan gejala sama, seperti mual, muntah, pusing hingga buang air besar.

Sebelumnya warga mengonsumsi makanan syukutan seratus hari meninggalnya salah satu warga.

Pasien mulai berdatangan ke Puskesmas Bantargadung yang berlokasi di Jalan Raya Cibadak-Palabuhanratu, Bantargadung sejak Selasa (10/9/2019) pukul 23:30 Wib. Data

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved