57 Rumah di Dua Kelurahan di Bontang Belum Nikmati Listrik, Terbatas Status Lahan dan Akses Jalanan

Sebanyak 57 Kepala Keluarga (KK) di 4 daerah di Kota Bontang sampai saat ini belum menikmati sambungan listrik di rumah mereka.

57 Rumah di Dua Kelurahan di Bontang Belum Nikmati Listrik, Terbatas Status Lahan dan Akses Jalanan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi Petugas PLN Distribusi Jakarta Raya, Area Bulungan melakukan pemeriksaan tegangan pada alat pembatas dan pengukur di rumah pelanggan, Selasa (17/11/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebanyak 57 Kepala Keluarga (KK) di 4 daerah di Kota Bontang sampai saat ini belum menikmati sambungan listrik di rumah mereka.

Jaringan listrik belum bisa dibangun di 4 daerah, diantaranya di Kampung Rama, Kelurahan Kanaan dan sebagian Bontang Lestari sebab masih berada di lahan eks hutan lindung atau Areal Penggunaan Lain (APL).

Sementara dua lokasi lainnya, di Kampung Nyerakat Kiri dan Lok Tunggul di Kelurahan Bontang Lestari. Jaringan belum dibangun di dua lokasi ini lantaran akses jalanan menuju wilayah ini belum beraspal.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Bontang, Alimuddin mengatakan pihaknya tak bisa membangun jaringan listrik di lokasi tersebut sebelum mendapat kepastian lahan dan akses jalan.

“Ada surat dari Sekretariat Daerah (Setda) terkait larangan membangun di lokasi tersebut, kami tidak bisa melanggar aturan itu,” ujar Manager PLN Bontang, Alimuddin kepada wartawan, Kamis (12/9/2019).

Di lokasi berbeda, Kampung Nyerakat Kiri dan Lok Tunggul masih menunggu akses jalan di wilayah itu. Sebenarnya jaringan listrik telah tersedia di dekat dua kampung ini.

Di luar Nyerakat Kiri warga setempat telah menikmati strum di rumah-rumah mereka, sekitar 3 kilometer menuju kampung ini belum beraspal.

Begitupun dengan kampung Lok Tunggul, sekitar 1 kilometer akses masih jalan setapak.

Kondisi jalan yang belum beraspal menyulitkan mobilisasi alat saat pembangunan jaringan nantinya.

Di samping akses jalan, jumlah rumah warga di lokasi tersebut belum banyak serta berjauhan satu sama lain. “Kami sudah mengusulkan tahun ini sebenarnya untuk penyediaan jaringan, tapi belum ada anggaran,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved