Berita Berau Terkini

Di Ambang Defisit Listrik, Ini Antisipasi yang Dilakukan PT PLN Berau Kalimantan Timur

Dalam satu tahun saja, penambaha beban naik 4 megawatt. Dari 22 megawatt menjadi 26 megawatt. Karena banyaknya pemasangan baru

Di Ambang Defisit Listrik, Ini Antisipasi yang Dilakukan PT PLN Berau Kalimantan Timur
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
PT PLN saat ini tengah menyiapkan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit I berkapasitas 7 megawatt, sehingga total produksi listrik dari PLTU Teluk Bayur mencapai 14 megawatt. 

“Yang beroperasi di PLTU Teluk Bayur saat ini adalah unit II, sementara Unit I dalam proses finishing dan balancing turbin, kami targetkan bulan Desember 2019 nanti beroperasi,” kata Hendra kepada Tribunkaltim.co.

Dengan demikian, secara keseluruhan, dalam waktu dekat ini PLN Berau akan mengelola daya listrik 37 megawatt dari PLTU Lati dan Teluk Bayur.

“Rencana kami mempercepat unit I PLTU Teluk Bayur 7 megawatt dan menambah mesin 2 megawatt PLTD (Pembangkit Litsrik Tenaga Diesel) untuk mengatasi pertumbuhan beban yang terus meningkat,” tandasnya.

Ditambah lagi dengan rencana penambahan unit IV PLTU Lati. PLTU Lati adalah mesin pembangkit yang dibangun oleh Pemkab Berau belasan tahun lalu.

Dan kini dikelola oleh perusahaan daerah milik Pemkab Berau, yakni PT Indo Pusaka Berau (IPB) sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 49 persen.

Bersama PT Indonesia Power (IP) dengan kepemilikan saham 47 persen. Dan PT Pusaka Jaya Baru (PJB) dengan kepemilikan saham 4 persen.

PT KJB adalah Shandong Machinery I & E Group Co yang membangun PLTU Lati. Sementara Indonesia Power merupakan perwakilan PT PLN.

Sebelumnya, Manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Berau, Kalimantan Timur, akhirnya angkat bicara tentang penyebab pemadaman listrik yang akan berlangsung hingga 17 September 2019 nanti.

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Hendra kepada para wartawan, termasuk Tribunkaltim.co mengatakan, pemadaman bergilir ini disebabkan boiler unit II Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur dalam masa perawatan.

Hendra menjelaskan, PLTU yang menggunakan bahan bakar batu bara itu sudah memasuki masa pemeliharaan tungku pembakaran.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved