Ibu Kota Baru

Efek Penetapan Ibu Kota Baru RI di Kaltim, Camat Ini Sering Dikirimi Foto Dirinya Buat Lucu-lucuan

Ia mengaku sering menerima tangkapan layar atau screen capture gambar dirinya dalam tayangan berita di televisi.

Efek Penetapan Ibu Kota Baru RI di Kaltim, Camat Ini Sering Dikirimi Foto Dirinya Buat Lucu-lucuan
TribunKaltim.Co/Rahmad Taufik
Plt Camat Samboja Ahmad Nurkhalis (kanan) kerap diminta warga dan keluarganya untuk foto bareng seiring sosoknya yang sering muncul di tayangan berita televisi, Jumat (13/9/2019). 

"Kerjanya itu ke lapangan cek lokasi tanah warga, terus menentukan titiknya, berapa luasan lahan, dan tanah milik siapa. Setelah itu baru mereka input datanya untuk dilaporkan ke pusat," terangnya.

Sunoto juga membeberkan, informasi yang ia dapat, tim survei mencari keluasan lahan di tiga desa/kelurahan di Sepaku sekitar 7.000 hektare.

"Dari pusat dia disuruh mendata 7.000 hektare di tiga daerah itu, tapi saya nggak tahu untuk apa. Informasinya begitu," ucap Sunoto.

Sekretaris Desa Bukit Raya Adi Suryadi menambahkan, dirinya juga intens memonitor kegiatan tim survei. Secara teknis, tim survei memberikan formulir empat lembar yang isinya berkaitan status kepemilikan lahan oleh warga.

"Tugas tim, memverifikasi hak dan legalitas tanah masyarakat dengan turun ke lapangan. Mengecek langsung keakuratannya dan kemudian diinput datanya secara detail seperti, lahannya siapa, berapa luas, dan titiknya dimana," paparnya.

Pelaksaan survei melibatkan perangkat desa dan masyarakat yang paham soal lingkungan sebanyak lima orang. "Ada dari kepala dusun, tokoh masyarakat, dan masyarakatnya langsung," ungkapnya.

Ditambahkan, tugas tim survei datang ke Sepaku, khususnya Desa Bukit Raya, tidak lain dalam rangka membantu menetapkan lokasi ibu kota negara. Bahkan, Adi mendapat informasi bahwa pendataan dari tim BPN pusat ini merupakan data awal IKN.

Terpisah, Camat Sepaku Risman Abdul membenarkan di wilayahnya kedatangan 83 orang dari Tim Kementarian ATR/BPN untuk melakukan identifikasi terhadap lokasi yang direncanakan jadi ibu kota negara. Namun, dimana persisnya masih belum mengetahui.

Tonton Juga:

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved