Kakak Beradik Tertangkap usai Menjambret, Tak Segan Lukai Korbannya Saat Beraksi

Kakak beradik residivis kasus penjambretan kembali berurusan dengan Kepolisian.

Kakak Beradik Tertangkap usai Menjambret, Tak Segan Lukai Korbannya Saat Beraksi
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Satreskrim Polresta Samarinda membeber hasil pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan, Kamis (12/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO  - Kakak beradik residivis kasus penjambretan kembali berurusan dengan Kepolisian.

Keduanya diamankan usai beraksi disejumlah jalanan protokol kota Tepian.

Dari kasus tersebut, Satreskrim Polresta Samarinda bersama Polsek jajaran mengamankan empat pelaku, diantaranya Junaidi (25) dan Mahendra Saputra (21) yang bertindak selaku eksekutor.

Sedangkan dua pelaku lainnya yakni Mapiasse (48) dan Arifin (48) yang diamankan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

Aksi terakhir Junaidi dan Mahendra sebelum diamankan pada 24 Juli 2019 lalu di Jalan P Suryanata, Samarinda Ulu, sekitar pukul 09.30 Wita.

Saat itu kedua pelaku beraksi dengan menggunakan kendaraan roda dua. Lalu memepet korbannya yang saat itu juga menggunakan kendaraan roda dua.

Guna mempermudah aksinya, pelaku terlebih dahulu melukai korbannya dengan menggunakan cutter di tangan kiri, lalu menarik tas yang bawa oleh korban, setelah itu melarikan diri.

Pelaku pun berhasil membawa tas korban berisi uang tunai Rp 7 Juta, 100 gram emas, satu unit handphone, serta kartu ATM, dan dokumen penting lainnya, dengan kerugian mencapai Rp 80 Juta.

"Kedua pelaku beraksi dengan menggunakan senjata tajam untuk melukai korbannya. Lalu merampas tas korbannya yang juga sedang berkendara," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa, Kamis (12/9/2019).

"Setelah kita amankan, lalu kita kembangkan lagi, dan didapatkan dua penadah barang hasil curian," sambungnya.

Sedangkan tas serta kartu ATM dan dokumen lainnya dibuang oleh pelaku di sungai, Jalan Meranti.

"Untuk saat ini pelaku beraksi selalu berdua, tapi kita masih lakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengungkapan kasus ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved