Ibu Kota Baru

Kaltim jadi Ibu Kota Negara Baru, Aduan soal Perumahan Bakal Semakin Meningkat

Ketika ditotal, ada triliunan rupiah dana masyarakat terkumpul dari seluruh aduan tersebut.

Kaltim jadi Ibu Kota Negara Baru, Aduan soal Perumahan Bakal Semakin Meningkat
Tribun Kaltim/M Purnomo Susanto
Ketua BPKN RI, Ardiansyah Parman 

TRIBUNKALTIM.CO - Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) mencatat, 85 persen dari aduan masyarakat di seluruh Indonesia berasal dari persoalan pembelian perumahan.  

Ketika ditotal, ada triliunan rupiah dana masyarakat terkumpul dari seluruh aduan tersebut.

Ketua BPKN RI, Ardiansyah Parman mengungkapkan, aduan terbanyak yang disampaikan oleh masyarakat di seluruh Indonesia didominasi oleh persoalan perumahan.

Begitu pula aduan yang berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim). Dari 100 persen aduan, dibeberkan Parman, 85 persennya merupakan aduan kepada developer perumahan.

"Sisanya, aduan soal lainnya. Kemudian, kami juga melakukan penghitungan. Dari aduan perumahan, total nilai uang saat dilakukan penghitungan kami mendapati sampai triliunan rupiah. Sebab, yang mengadu kita data kerugiannya berapa," ujarnya saat melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Kaltim, pada Rabu (12/9/2019), siang, di Jalan Gajah Mada, Samarinda.

"Persoalan yang muncul dari bisnis perumahan ini, biasanya ketika seseorang menginginkan sebuah rumah dengan cara mencicil kepada developer, permintaan uang muka dari depeloper sudah dibayarkan.

Bahkan, setelah satu tahun atau lebih angsuran dibayarkan. Namun, rumah yang dijanjikan tidak kunjung ada," lanjutnya.

Persoalan ini, disampaikan Parman, merata terjadi di seluruh Indonesia.

Biasanya, persoalan terjadi di daerah baru berkembang dan masih awam.

Terlebih, dikatakan olehnya, daerah Provinsi Kaltim telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo sebagai Ibu Kota Negara (IKN) maka diprediksi olehnya, aduan soal perumahan akan semakin meningkat.

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved