Ibu Kota Baru

Kaltim jadi Ibu Kota Negara Baru, Aduan soal Perumahan Bakal Semakin Meningkat

Ketika ditotal, ada triliunan rupiah dana masyarakat terkumpul dari seluruh aduan tersebut.

Kaltim jadi Ibu Kota Negara Baru, Aduan soal Perumahan Bakal Semakin Meningkat
Tribun Kaltim/M Purnomo Susanto
Ketua BPKN RI, Ardiansyah Parman 

"Tentunya, di Kaltim ini akan tumbuh banyak sekali perumahan. Dimana, perumahan ini menjadi sebuah kebutuhan bagi orang-orang baru yang pindah tugas atau hendak bekerja dan menetap di Kaltim. Nah, melihat hal ini prediksi kami persoalan itu akan memicu persoalan aduan soal perumahan. Seperti contohnya, terjadi di Jakarta, Jawa Barat dan sekitarnya," jelasnya.

Namun demikian, dibeberkan Parman, penyampaian pengaduan kepada pihaknya tidak dapat diselesaikan oleh badan yang dipimpinnya.

Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), disebutkan olehnya, merupakanlembaga pemilik otoritas dalam penyelesaian sengketa tersebut. Pihaknya, hanya dapat memberikan rekomendasi penyelesaian.

"Kami juga tidak tau, kenapa masyarakat banyak mengadu kepada kami. Padahal, untuk tugas menyelesaikannya bukan ada pada kami.

Tapi masa kami diamkan. Sehingga, kami menggunakan hal ini untuk dijadikan penelitian. Kami juga memediasi dan memfasilitasi agar persoalan ini bisa diselesaikna oleh produsen kepada konsumen," paparnya.

Oleh karenanya, Parman menyatakan, segera diterbitkannya aturan untuk menangkal hal itu sangat diperlukan.

Sebab, tanpa aturan jelas maka pengaduan soal perumahan juga akan banyak terjadi di Kaltim. Dibeberkan olehnya, dengan disampaikan rekomendasi kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) maka telah diterbitkan aturan-aturan.

"Salah satu rekomendasi kami kepada Kementrian PUPR yakni terbitnya Peraturan Mentri (Permen) PUPR Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perjanjian Pendahuluan Jual Beli atau Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Dan ini memang khusus untuk persoalan perumahan. Nah, turunan aturan itu di daerah bisa dilakukan," tandasnya.

(*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved