Kondisi Terbaru Para Bocah yang Jadi Korban Tindak Asusila Diduga Oknum Polisi Sekaligus Guru Ngaji

Begini kondisi terbaru para anak SD yang jadi korban tindak asusila diduga oknum polisi sekaligus sebagai guru ngaji

Kondisi Terbaru Para Bocah yang Jadi Korban Tindak Asusila Diduga Oknum Polisi Sekaligus Guru Ngaji
tribunkaltim.co/Zainul
Vivi Nur Asyiah Br. Damanik. M.Psi., Psikolog UPTD PPA Kota Balikpapan saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai kondisi ke lima bocah yang menjadi korban tindak asusila oleh oknum polisi. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - UPTD Perlindungnan Perempuan dan Anak, atau UPTD PPA Kota Balikpapan terus melakukan assesment kepada 5 orang anak SD yang menjadi korban tindak asusila.

Diketahui, lima anak SD ini diduga jadi korban tindak asusila oknum polisi yang juga aktif sebagai guru ngaji di wilayah kecamatan Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur.

Upaya assesment tersebut bertujuan untuk mengukur serta mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi dalam aksi bejat yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut.

Dalam asesment itu juga tidak hanya melibatkan para korban saja tetapi juga melibatkan keluarga dan orang tua korban.

Pada hasil assesment tersebut juga terungkap mengenai kondisi psikologi dari kelima bocah perempuan itu setelah menjadi korban tindak asusila.

Psikologi UPTD PPA Kota Balikpapan, Vivi Nur Asyiah Boru Damanik mengatakan hasil assesmen sementara mengenai kondisi psikologi kelima bocah tersebut masih mengalami ketakutan.

Namun mereka masih mau berbicara kepada ada orang-orang di sekitarnya.

"Bukan trauma tapi takut soalnya kan kalau trauma itu dalam banget.

Jadi karena takut mereka akhirnya tidak mau melanjutkan belajar ngaji yang lagi karena orang tuanya juga sudah melarang, sudah gak usah ngaji lagi," katanya, Jumat, (13/9/2019).

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved