Konsorsium Adhi Karya Beri Tawaran Lebih Murah Namun Kalah, Tender JIS Diprotes, Ini Alasannya

jika standar operasional prosedur (SOP) dipenuhi oleh peserta tender, maka seharusnya tidak ada masalah.

Konsorsium Adhi Karya Beri Tawaran Lebih Murah Namun Kalah, Tender JIS Diprotes, Ini Alasannya
(KOMPAS.COM/ANASTASIA AULIA)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan setelah menghadiri pelantikan anggota DPRD DKI periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Lelang proyek pembangunan Jakarta International Stadium mendapat protes dari Konsorsium Adhi Karya.

Menanggapi protes itu Gubernur Anies Baswedan mengatakan, jika standar operasional prosedur (SOP) dipenuhi oleh peserta tender, maka seharusnya tidak ada masalah.

Menurut Anies proses tender yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan dan prosedur.

Anies Baswedan menanggapi protes yang dilayangkan Konsorsium Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya

Karya-Indah Karya atas hasil lelang proyek pembangunan Jakarta International Stadium di Taman BMW, Jakarta Utara.

Dilansir dari Kompas.com, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pemilik proyek stadion, memilih konsorsium Wijaya Karya (Wika)

Gedung-Jaya Konstruksi-PT Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pemenang lelang.

Menurut Anies, proses tender yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan dan prosedur.

Ia menyebut, jika standar operasional prosedur (SOP) dipenuhi oleh peserta tender, maka seharusnya tidak ada masalah.

"Terkait tender itu ada panitianya, ada prosedurnya jadi biar di-review oleh mereka-mereka yang memang

Halaman
1234
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved