Para Orangtua Ini Tak Percaya Anaknya Jadi Korban Asusila Oknum Polisi Sekaligus Guru Ngaji

Penuturan para orangtua anak SD yang menjadi korban tindak asusila oknum polisi sekaligus berprofesi sebagai guru ngaji

Para Orangtua Ini Tak Percaya Anaknya Jadi Korban Asusila Oknum Polisi Sekaligus Guru Ngaji
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Keluarga dan orangtua dari para anak SD yang menjadi korban tindak asusila oleh oknum polisi, meminta pelaku diberi hukuman setimpal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima anak SD menjadi korban tindak asusila yang diduga dilakukan oknum polisi, sekaligus guru ngaji.

Masih berdasarkan informasi yang diterima, oknum polisi tersebut masih aktif berdinas di Polda Kaltim.

Video Pilihan:

Menurut pengakuan orangtua anak SD yang menjadi korban tindak asusila, aksi tak senonoh oknum polisi sangat memprihatikan sekaligus menyayat hati para keluarga korbannya.

Karena akibat ulah bejat dari oknum polisi itu sangat berpotensi merusak masa depan anak-anak mereka.

"Saya berharap pelaku diberi hukuman yang setimpal, kami sangat terpukul dengan tindakannya itu, karena kan ini bisa membuat masa depan anak saya menjadi suram," katanya.

Selain itu, lanjutnya, anaknya pasti dibully oleh teman-temannya.

Saya sedih sekali selama ini kita begitu besar kepercayaan kepada dia (oknum polisi) tahunya malah jadi begini," lanjutnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Terpisah dari orangtua korban lainnya juga mengatakan kekesalanya kepada pelaku.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved