Berita Pemkab Kutai Barat

Pegawai Kemenag Kubar Ikuti Sosialisasi E-Kinerja

Acara dalam rangka pembinaan administrasi kepegawaian tersebut dibuka langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat

Pegawai Kemenag Kubar Ikuti Sosialisasi E-Kinerja
HUMASKAB KUBAR
30 pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat mengikuti sosialisasi pelaksanaan sistem informasi E-kinerja, Selasa (10/9/2019). 

SENDAWAR - Tiga puluh pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat mengikuti sosialisasi pelaksanaan sistem informasi E-kinerja, Selasa (10/9/2019).

Acara dalam rangka pembinaan administrasi kepegawaian tersebut dibuka langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat H. Muhammad Isnaini S.Ag, M.Pd.

Kakankemenag mengaku, jumlah pegawai di lingkungan Kantor Kemenag Kubar yang ada sekarang bukan bertambah malah mengalami pengurangan. Bahkan sekarang beliau menerima ajuan beberapa pegawai di lingkungan yang berniat mutasi pekerjaan ke daerah lain.

Di Kabupaten Kutai Barat kekosongan guru mata pelajaran pendidikan agama masih banyak terjadi. Beruntung atas usulan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten Kutai Barat telah diakomodir menjadi ASN, meskipun jumlahnya belumlah seberapa dari kebutuhan yang ada, sebut Kakankemenag.

Ditegaskan lagi, ASN Kemenag harus dapat menjadi contoh dan tauladan yang baik bagi ASN lainnya. Melalui sosialisasi aplikasi E-Kinerja ini, dapat dijadikan nilai tambah dalam bekerja yang lebih optimal lagi.

Terkait materi yang akan di sampaikan pada kegiatan ini, Sabransyah, S.IP, S.HI, Kepala sub bagian Ortal dan Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan, aplikasi E-kinerja akan mengukur sitem pekerjaan para pegawai berdasar laporan yang di berika secara online.

Atas dasar laporan ini berdampak terhadap besar kecil tunjangan kinerja yang akan di terima masing-masing pegawai.

Era dulu, pegawai cenderung menjalankan pekerjaan atas perintah tugas yang diberikan atasan. Sekarang dengan skema butiran tugas yang telah tertuang dalam sistem, pegawai di tuntut melaksanakan tugas tersebut secara terencana.

"Sebuah jabatan yang diberikan melalui SK, tentu melalui tolak ukur sesuai aturan yang telah di tetapkan. Jenjang pendidikan yang di miliki oleh masing-masing pegawai berpengaruh terhadap grade serta tunjangan yang akan diberikan pemerintah", ungkap Sabransyah. Berdasar jadwal, kegiatan pembinaan pegawai berlangsung selama satu hari. (hms36)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved