Sungguh Menyakitkan Kala Ditolak, Namun Mereka Bahagia Saat Tinggal Bersama Penderita Kusta

Dikucilkan karena dianggap menjijikkan di lingkungan masyarakat merupakan satu dari beberapa pengalaman pahit itu

Sungguh Menyakitkan Kala Ditolak, Namun Mereka Bahagia Saat Tinggal Bersama Penderita Kusta
(KOMPAS.COM/HIMAWAN)
Aktivitas warga dan penderita kusta di sore hari di Kompleks Penderita Kusta Jongaya di Kota Makassar, Kamis (12/9/2019). Mereka hidup rukun dan tak memiliki masalah satu sama lain. 

TRIBUNKALTIM.CO, MAKASSAR - Pandangan orang terhadap penderita kusta memang berbeda-beda.

Ada yang mau menerima dengan iklas, namun ada juga yang menolak kehadiran mereka.

Ada yang takut tertular, ada juga yang merasa jijik.

Kisah pahit dialami para penderita kusta di Makassar, Sulawesi Selatan.

Dilansir dari Kompas.com, merasa dikucilkan karena dianggap menjijikkan di lingkungan masyarakat

merupakan satu dari beberapa pengalaman pahit itu.

Begitulah yang dirasakan Dg Ca'di (73), salah satu penderita kusta yang kini menetap di Komplek Penderita

Kusta Jongaya di Jalan Dangko, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Dg Ca'di awalnya tidak pernah tahu bahwa dia menderita penyakit kusta.

Ia baru mengetahui ketika orang-orang melihat kondisinya.

Halaman
1234
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved