Berita Penajam Terkini

Warga Muslim di Penajam Paser Utara Gelar Salat Istisqa, Doa Mengakhiri Musim Kemarau Panjang

60 jamaah yang ikut salat istisqa, dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten PPU, Juhni Panani sebagai imam salat dan NU Kabupaten Penajam Paser Utara.

Warga Muslim di Penajam Paser Utara Gelar Salat Istisqa, Doa Mengakhiri Musim Kemarau Panjang
TribunKaltim.Co/Heriani AM
Puluhan jamaah ikut melaksanakan sholat istisqa dan doa meminta turun hujan di halaman Mesjid Al Ikhlas Islamic Center, Jalan Provinsi Kilometer 09, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam pada Jumat (13/9/2019) siang.  

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Puluhan masyarakat ikut menunaikan salat istisqa dan doa meminta hujan di halaman Mesjid Agung Allah Ikhlas Islamic Center, Jalan Provinsi Kilometer 09, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (13/9/2019).

Solat istisqa dan doa meminta hujan ini, berlangsung baa'da salat jumat, sekira pukul 13.30 Wita.

Sholat istisqa dilakukan saat musim kemarau berkepanjangan melanda, yang menyebabkan kekeringan.

Bahkan akibat ulah dan kelalaian oknum tak bertanggung jawab, Pulau Sumatera dan Kalimantan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Karena musim kemarau dan angin kencang membuat api semakin mengamuk.

Sedikitnya 60 jamaah yang ikut salat istisqa, dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten PPU, Juhni Panani sebagai imam salat dan Ketua PC NU Kabupaten Penajam Paser Utara, Syamsul Hadi Yusuf sebagai khatib.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar yang ditemui usai pelaksanaan sholat menuturkan, memasuki bulan September 2019.

Musim tanpa hujan memungkinkan akan terus berlanjut, dan dampak yang ditimbulkan cukup besar bagi masyarakat.

Lahan pertanian terkena dampak musim kemarau, gagal tanam padi sawah di daerah Pulau Jawa, Jumat (13/9/2019).
Lahan pertanian terkena dampak musim kemarau, gagal tanam padi sawah di daerah Pulau Jawa, Jumat (13/9/2019). (Kompas TV)

"Pertama, ketersediaan air baku, khususnya PDAM. Kita tahu bahwa PDAM merupakan salah satu layanan dasar masyarakat," katanya.

Diketahui, ketersediaan air baku pada water treatment plant (WTP) Lawe-Lawe, memiliki ketinggian 170 centimeter saja.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved