Selasa, 9 Juni 2026

Pilkada Kubar

Yapan dan Edyanto Arkan Resmi Mencalonkan di Pilkada 2020, Maju Pilkada Kubar Dua Periode

Untuk menjadi partai pengusung berjuang merebut kursi orang nomor satu di Tanaa Purai Ngeriman, FX Yapan SH yang juga menjabat sebagai PDIP Kubar.

Tayang:
Penulis: Febriawan | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.Co/Febriawan
FX Yapan dan Edaynto Arkan memberikan keterangan pres usai menyerahkan formulir pendaftaran Balon Bupati dan wakil Bupati Kubar, di kantor DPC PDI P Kubar, Jumat (13/9/2019) siang. 

“Dipriode ke dua saya dan Edyanto Arkan, akan menyempurkan visi dan misi kami untuk Kubar,”tegasnya.

Suasana kantor pengurus PDIP Kalimantan Utara di Tanjung Selor pada Rabu (11/9/2019) siang.
Suasana kantor pengurus PDIP Kalimantan Utara di Tanjung Selor pada Rabu (11/9/2019) siang. (TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan)

Khususnya lanjut Yapan pembangunan di wilayah pelosok yang terus dioptimalkan. Ia menegaskan dalam priode pertama massa kepamimpinannya. Ia dan wakilnya fokus membangun Infrastruktur di wilayah pelosok.

Hal itu sebagai bentuk pemerataan pembangunan di Kubar, guna terwujudnya Kutai Barat yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia

Ia akui memang jika dilihat dari kasat mata, pembangunan di wilayah perkotaan pada priode pertamnya menjabat sebagai pemimpin roda pemerintaha di Kubar, sangat jarang terlihat.

Kata Yapan, hal itu bukan tanpa alasan. Ia lebih memilih melakukan pembangunan Infrastruktur di wilayah pelosok. Contoh kata Yapan, apabila Infrastruktur membaik di wilayah pelosok masyarakat lebih mudah memasarkan hasil buminya.

“Untuk apa membangaun di daerah perkotaan yang Infrastruktur sudah baik. Jadi kami lebih memilih membangun ke derah pelosok yang belum tersentuh pembangunannya,” tegasnya.

Sebab kata Yapan dasar ia dan wakilnya melakukan pembangunan di Kubar bukan semata – mata untuk kepentingan.

Melaikan adalah kebutuhan.

”Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat itulah yang harus kita penuhi, melalui anggaran yang ada untuk dinikmati masyatakat bersama melalui pembangunan yang kita lakukan.” tandasnya. 

Di tempat terpisah, masa pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kutai Timur sudah ditutup, sejak Minggu (8/9/2019) lalu.

Saat ini, merupakan masa pengembalian formulir pendaftaran. Namun, hingga Kamis (12/9/2019) sore, belum ada satupun dari mereka yang mengambil formulir kemarin, mengembalikan berkas pendaftaran.

“Belum ada yang mengembalikan sampai hari ini. Kami masih terus menunggu saja. Karena batas pengembalian formulir masih ada lima hari lagi. Yakni berakhir pada 17 September 2019 mendatang,” kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Kutim, Faizal Rachman.

Seperti diketahui, selama sepekan Sekretariat DPC PDIP Kutim membuka kesempatan pengambilan formulir pendaftaran, ada sembilan tokoh masyarakat yang mengambil formulir pendaftaran. Baik mengambil sendiri maupun mengutus tim pemenangan.

Mereka yang mengambil formulir juga berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari legislator, politikus, pengusaha, mantan Bupati Kutai Timur, hingga Bupati Kutai Timur yang saat ini masih menjabat.

Kesembilan tokoh tersebut adalah, Agiel Suwarno, Yusuf T Silambi, Kinsu, Mahyunadi, Mastur Jalal, Ismunandar, Sobirin Bagus, Rusmiyati serta Ardiansyah Sulaiman. “Penjaringan yang dilakukan PDIP Kutim, terbuka untuk umum.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved