Ada Kabut Asap Kakek 72 Tahun Ini Gagal Terbang ke Berau, Kecewa Pada Maskapai Penerbangan

Sebelumnya saat transit di Makassar ia mengaku diberikan penginapan oleh maskapainya. Namun sayangnya hal serupa tidak terjadi di Balikpapan.

Ada Kabut Asap Kakek 72 Tahun Ini Gagal Terbang ke Berau, Kecewa Pada Maskapai Penerbangan
TribunKaltim.co/Faris Dzulfiqar Fasya
Kakek Rusdi dan rombongannya duduk menunggu di Bandara SAMS Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Sabtu (14/9/2019) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kali ini kabut asap di Berau yang sejak Jumat lalu hingga Sabtu (14/9/2019) telah mengganggu penerbangan sehingga beberapa maskapai penerbangan terpaksa membatalkan penerbanganya.

Tentunya banyak penumpang yang merasa dirugikan, namun apa daya hal tersebut merupakan fenomena alam, rasa letih tentunya menerpa tiap penumpang terlebih lagi bagi penumpang yang harus menghabiskan malam dikota yang tidak ia kenali.

Hal inilah yang dirasakan Rusdi, kakek berusia 72 tahun ini sedang melakukan perjalanan menuju pulang ke Berau setelah sebelumnya melakukan perjalanan ke Banggai Sulawesi Tengah bersama 7 rombongannya.

Video Pilihan:

Akibat bencana kabut asap ini ia terpaksa menghentikan perjalanannya di Balikpapan. Ketika ditanya oleh awak Tribunkaltim.co ia mengaku sudah dari jumat menunggu kabar baik di bandara jika-jika saja ada kesempatan untuknya kembali ke kediamannya di Berau tepatnya di Tanjung Redeb.

Sebelumnya ia mengaku menghabiskan malam di rumah salah satu kerabat dari rombongannya, tentu saja rasa tak enak hati dirasakan Rusdi jika harus menyusahkan orang yang terhitung asing baginya.

"Sebelumnya saya menginap di rumah salah satu kerabat penumpang, tapi ya tidak enak kalau sampai berhari-hari" ucap kakek Rusdi.

Hal ini sesuai dari informasi maskapai penerbangannya yang menyatakan bahwa tidak akan ada penerbangan menuju Berau hingga tanggal 18 nanti.

Ia tidak mengeluh banyak, atau mungkin sudah tidak punya banyak tenaga untuk banyak mengeluh, yang ia sampaikan bahwa ia sedikit kecewa dengan pelayanan maskapai di Balikpapan.

Sebelumnya saat transit di Makassar ia mengaku diberikan penginapan oleh maskapainya. Namun sayangnya hal serupa tidak terjadi di Balikpapan.

Halaman
1234
Penulis: Faris Dzulfiqar Fasya
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved