Breaking News

771 Jemaah Haji Kaltara Tertahan di Balikpapan, 10 Rute Penerbangan di Bandara Juwata Terganggu

771 jemaah haji kloter 14 dan kloter 15 dari Kalimantan Utara saat ini masih tertahan di bandar udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan

771 Jemaah Haji Kaltara Tertahan di Balikpapan, 10 Rute Penerbangan di Bandara Juwata Terganggu
Ho . Kanwil Kemenag Kaltara
Jemaah haji Kalimatan Utara di terminal bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/9/2019) menunggu kepastian terbang ke Tarakan, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sebanyak 771 jemaah haji kloter 14 dan kloter 15 dari Kalimantan Utara saat ini masih tertahan di bandar udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (15/9/2019).

Pasalnya, pesawat udara yang dijadwalkan menerbangkan jemaah haji yang pulang dari Tanah Suci Mekah menuju daerahnya masing-masing sementara waktu tidak bisa terbang.

Jemaah haji Kalimatan Utara di terminal bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/9/2019) menunggu kepastian terbang ke Tarakan, Kalimantan Utara.
Jemaah haji Kalimatan Utara di terminal bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/9/2019) menunggu kepastian terbang ke Tarakan, Kalimantan Utara. (Ho / Kanwil Kemenag Kaltara)

Tertundanya penerbangan untuk jemaah haji akibat kabut asap yang menyelimuti Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Sejatinya jemaah haji dari semua daerah di Kalimantan Utara diterbangkan dari Balikpapan ke Tarakan pagi tadi. Dengan jadwal jamaah Kabupaten Bulungan pukul 10.15 Wita, jemaah haji Kota Tarakan pukul 10 Wita, jemaah haji Kabupaten Tana Tidung pukul 10.00 Wita.

Adapun jemaah haji asal Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan baru tiba hari ini dari Tanah SUci dan rencananya akan diberangkatkan ke Tarakan Senin (16/9/2019) esok.

"Saat ini jemaah haji yang sudah datang dari Tanah Suci, ada di bandara semua. Akan tetapi semua delay. Mereka menunggu sampai sore nanti," sebut Kepala Seksi Pembinaan Haji Kanwil Kemenag Kalimantan Utara H Muhammad Aslam melalui pesan WhatsApp-nya kepada Tribunkaltim.co, Ahad (15/9/2019).

Jemaah haji Kalimatan Utara di terminal bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/9/2019) menunggu kepastian terbang ke Tarakan, Kalimantan Utara.
Jemaah haji Kalimatan Utara di terminal bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/9/2019) menunggu kepastian terbang ke Tarakan, Kalimantan Utara. (HO/KANWIL KEMENAG KALTARA)

Jika kondisi kabut asat tidak mereda dan pesawat tidak diterbangkan, jemaah haji terpaksa akan dikembalikan ke asrama haji Balikpapan.

"Informasinya kalau tidak jadi berangkat, khusus jemaah haji Bulungan akan pulang ke Bulungan dari Balikpapan melalui jalur darat. Tetapi saya belum konfirmasi ke Kemenag Bulungan," ujarnya.

Sedang laporan Pos Angkatan Udara Tanjung Selor mencatat sementara ini terdapat 10 jadwal penerbangan di Kalimantan Utara yang terdampak kabut asap.

Lima rute Lion Air mengalami delay atau keterlambatan yakni JT-673 Tarakan-Balikpapan, JT-267 Tarakan-Surabaya, JT-739 Tarakan-Makassar, JT-675 Tarakan-Balikpapan, JT-28 Surabaya-Tarakan.

Satu lainnya, JT-626 Jakarta-Tarakan terpaksa mendarat di bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan.

Jemaah haji Kalimatan Utara di terminal bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/9/2019) menunggu kepastian terbang ke Tarakan, Kalimantan Utara.
Jemaah haji Kalimatan Utara di terminal bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/9/2019) menunggu kepastian terbang ke Tarakan, Kalimantan Utara. (Ho / Kanwil Kemenag Kaltara)

Lalu maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-160 rute Tarakan-Balikpapan juga mengalami delay. Maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID-7271 rute Halim Perdanakusumah-Balikpapan-Tarakan juga terpaksa delay.

Maskapai Trans Nusa TNU-771 rute Balikpapan-Tarakan juga delay. Dan Wings Air IW-1458/1459 rute Tarakan-Nunukan mengalami cancel flight atau pembatalan penerbangan

(*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved