Berita Penajam Terkini

Warga Penajam Mulai Keluhkan Kabut Asap Harap Pemerintah Cepat Tanggulangi Hingga Berdoa Turun Hujan

Asap yang diduga kuat berasal dari akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini, cukup menganggu waktu istirahat, karena kabut asap mulai pekat

Warga Penajam Mulai Keluhkan Kabut Asap Harap Pemerintah Cepat Tanggulangi Hingga Berdoa Turun Hujan
HO/BPBD PPU
Petugas melakukan pengisian alkon portabel suplai air untuk penanganan karhutla Petung. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Warga Penajam Mulai Keluhkan Kabut Asap Harap Pemerintah Cepat Tanggulangi Hingga Berdoa Turun Hujan

Kabut asap mulai dikeluhkan warga. Asap yang diduga kuat berasal dari akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini, cukup menganggu waktu istirahat, karena kabut asap mulai pekat pada malam hari di Kabupaten Penajam Paser Utara, khususnya di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam.

Salah satu warga RT 06 Kelurahan Petung, Rahmaniah mengungkapkan susah tidur akibat aroma asap yang cukup kuat. Asap tersebut, ia rasakan dari malam hari hingga pagi harinya.

"Merasanya (asap) pas mau tidur. Susah bernafasnya, paling parah sampai batuk-batuk dan mata perih. Sekitar jam sembilanan malam lah sampai pagi seperti itu," katanya, Minggu (15/9/2019).

Asap tersebut ia akui mulai terasa dalam minggu ini.

Petugas melakukan pengisian alkon portabel suplai air untuk penanganan karhutla Petung.
Petugas melakukan pengisian alkon portabel suplai air untuk penanganan karhutla Petung. (HO/BPBD PPU)

Namun asap tersebut dirasakannya hanya hingga pukul 07.00 dan 08.00 Wita saja. Menjelang siang, kualitas udara mulai membaik, meski secara visual masih terlihat asap tipis.

Untuk menghalau asap yang terlanjur masuk kerumahnya melalui celah-celah dan ventilasi udara, ia menggunakan kipas angin.

"Dikipasin seluruh ruangan biar asapnya nyebar, tidak kesatu arah saja," imbuhnya.

Rahmaniah berharap, tindak lanjut pemerintah dalam menanggulangi penyebab asap, karena akan berdampak pada udara yang dihirup masyarakat luas.

Terpisah, Sri Nuri warga RT 05 Desa Giripurwa juga merasakan kabut asap sejak beberapa hari lalu. Secara visual, kabut terlibat cukup tebal namun belum mempengaruhi kualitas udara.

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved