Darurat Kabut Asap

Kabut Asap Masih Pekat Ancam Keselamatan Transportasi di Kutai Barat

Hingga hari ini kondisi udara di Kubar terpantau masih tidak sehat. Cahaya matahari tidak tembus ke tanah.

Kabut Asap Masih Pekat Ancam Keselamatan Transportasi di Kutai Barat
Tribunkaltim.co/Febriawan
Kondisi Kutai Barat Kalimantan Timur yang hingga Senin (16/9/2019) siang, masih diselimuti kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan yang hingga saat ini masih menyelimuti Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur.

Mengganggu seluruh aktivitas transportasi di Kubar.

Baik itu udara, sungai dan darat.

Hal tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan transportasi.

Sebab kabut asap dapat menyebabkan terbatasnya jarak pandang pilot, nakhoda, masinis, sopir kendaraan mobil, atau pengendara sepeda motor.

Kecelakaan bukan hanya dipicu oleh tabrakan, tapi juga oleh kemungkinan tidak terkontrolnya armada atau alat transportasi.

“Kami imbau seluruh penggunan armada di Kubar, berhati – hati, dan waspada dalam berkendara,” tegas Kepalapa Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar Rakhmat, (Senin 16/09/2019).

Ia mengatakan semua pihak perlu diingatkan tentang bahayanya kabut asap bagi kegiatan transportasi ini. Karena sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Untuk transportasi sungai masih berjalan seperti biasa.

Hanya saja pemilik kapal dan nakhoda diimbau agar mengurangi kecepatan dan berhati-hati saat berlayar (beroperasi). Pemilik Kapal Motor (KM) agar melengkapi peralatan alat komunikasinya.

Halaman
1234
Penulis: Febriawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved