Parkir Sembarangan di Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Siap-siap Ban Digembosi

Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda terus menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan, baik di bahu jalan maupun trotoar.

Parkir Sembarangan di Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Siap-siap Ban Digembosi
TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO
Penindakan kendaraan yang melakukan parkir liar dengan mengngembosi ban, di kawasan Jl. Dr. Sutomo Samarinda, dan beberapa kawasan lainnya, pada Senin (16/9/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda terus menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan, baik di bahu jalan maupun trotoar.

Salah satunya di Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Senin (16/9/2019).

Diketahui, Jl. Basuki Rahmat masuk jalan protokol yang sangat padat kendaraan namun sempit.

Karena itu lokasi tersebut kerap macet jika pengendara parkir sembarangan, maka lajurnya pun sejak beberapa waktu lalu dialihkan menjadi lajur satu arus kendaraan saja.

“Jalan Basuki Rahmat merupakan contoh jalan yang harus steril dari parkir liar. Dari pemantauan kami, sejak dialihkan menjadi satu jalur, kawasan ini paling banyak dijadikan parkiran dadakan oleh para pengendara,” kata Kepala Dishub Kota Samarinda, Ismansyah, melalui Zulsyam Kasi Perparkiran Dishub Kota Samarinda, Senin (16/9/2019).

"Karena sudah lelah dan bosan mensosialisasikan dan menghimbau agar masyarakat patuh dengan aturan," tambah Zulsyam.

Zulsyam mengaku akan mulai tegas menindak para pelaku parkir liar. Salah satu caranya dengan menggembosi ban mobil saat itu juga.

“Yang paling banyak parkir sembarang ada di depan perkantoran. Itu yang menjadi sasaran awal kami dan akan terus dipantau. Dan akan kita beri efek jera dan penegasan oleh dishub melalu seksi perparkiran,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Zulsyam juga mengaku akan secepatnya menertibkan juru parkir (jukir) liar.

Namun sebelum itu, pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada jukir liar sehingga bisa mengatur kendaraan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Baik itu jukir liar maupun pengendara yg melanggar jukirnya kita bina kita catat foto nanti jika razia pungli akan kami tangkap, jika belum direkrut sedangkan pengendara akan kami tilang, dan kali ini kita bekerjasama dengan pihak Polresta Samarinda,” ungkapnya.

Dirinya berharap, masyarakat ikut mentaati peraturan yang sudah dibuat. 

Pasalnya, Dishub yang gencar melakukan penertiban tidak akan maksimal jika tak didukung masyarakat.

“Jadi antara pengatur dan pemakai harus seimbang. Kami sangat mengharapkan kesadaran dari para pengguna jalan,” tegasnya.

Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved