Seleksi Bridge, Balikpapan Dominasi Atlet di Pra PON 2020

Hal ini seperti edisi sebelumnya atlet Balikpapan sukses menembus PON 2016 lalu di Jawa Barat.

Seleksi Bridge, Balikpapan Dominasi Atlet di Pra PON 2020
TribunKaltim.Co/Arif Fadilah
Selekprov cabor Bridge yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur 14 September lalu. 

“Dari tahun ke tahun menggunakan fasilitas di sini. Mau diapakan lagi, karena hanya ini yang diberikan. Yang terpenting bagi kami serta para atlet, ya ada tempat berlatih dan bertanding sudah cukup. Para atlet pun tetap antusias mengikuti sesi latihan ini,” kata Octavianus.

Cuaca ekstrem akhir-akhir ini, menurutnya membuat para atlet sulit untuk menjajal latihan.

Tentu peran pemerintah kota ataupun KONI Balikpapan sangat diharapkan.

Minimal membenahi fasilitas yang ada. Apalagi saat ini telah memasuki tahun 2019, yang seharusnya fasilitas juga dilakukan pembaharuan.

“Asal hujan pasti bocor. Khawatir kerusakannya tambah parah,” jelasnya.

Terlepas dari itu, dikatakan yang terpenting bagaimana kesediaan alat bertanding.

Sampai saat ini, belum ada mesin kocok kartu (fasilitas alat olahraga Bridge) yang memadai.

Octavianus mengungkapkan, para pengurus sebenarnya memiliki satu mesin, hanya saja kondisinya sudah tidak layak pakai.

Kendati telah ada beberapa usaha yang dilakukan untuk memperbaiki alat tersebut di Surabaya, namun hingga saat ini perbaikan tak kunjung selesai.

Ditambah lagi harga alat yang diungkapkannya cukup menguras anggaran. Tercatat berkisar hingga Rp100 Juta per satu alat kocok kartu.

Halaman
1234
Penulis: Arif Fadilah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved