Soal Mandat KPK, Yusril Sebut Bisa Menjebak Presiden Jokowi, Pelanggarannya Cukup Serius

Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menyerahkan mandat lembaganya kepada Presiden Jokowi.

Soal Mandat KPK, Yusril Sebut Bisa Menjebak Presiden Jokowi, Pelanggarannya Cukup Serius
KOMPAS.com/Kahfi Dirga Cahya
Yusril Ihza Mahendra di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (15/9/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO - Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menyerahkan mandat lembaganya kepada Presiden Jokowi.

Penyerahan mandat ini dilakukan di  gedung KPK pada, Jumat (13/9/2019) malam, sekitar pukul 18.15 WIB.

Tiga pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah alat pengeras suara disiapkan di depan lobi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Jakarta.

Pegawai-pegawai KPK yang masih bekerja hingga malam hari, satu per satu turun dan berkumpul di lobi.

Di luar lobi, jurnalis dari berbagai media elektronik, cetak, dan online sudah membentuk barisan rapi.

Sekitar pukul 19.30 WIB, pegawai KPK menyanyikan lagu "Maju Tak Gentar" sembari bertepuk tangan.

Mereka yang sempat berkerumun, membelah menjadi dua barisan.

Tiga pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang melewati celah barisan tersebut untuk ke luar lobi.

Ketiganya tampak didampingi Penasihat KPK Tsani Annafari dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved