Terungkap, Ini yang Bikin Tayangan SpongeBob Bahaya Bagi Anak-anak, Simak Kajian Akademisnya

Terungkap, Ini yang Bikin Tayangan SpongeBob SquarePants Bahaya Bagi Anak-anak, Simak Kajian Akademisnya

Terungkap, Ini yang Bikin Tayangan SpongeBob Bahaya Bagi Anak-anak, Simak Kajian Akademisnya
Instagram / @spongebob
Terungkap, Ini yang Bikin Tayangan SpongeBob Bahaya Bagi Anak-anak, Simak Kajian Akademisnya 

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyoroti program siaran dari lembaga penyiaran GTV, Big Movie Family: The SpongeBob SquarePants Movie.

Hasilnya, KPI menilai terdapat unsur pelanggaran khususnya yang terkait dengan muatan kekerasan dalam program siaran tersebut.

Menurut KPI tayangan SpongeBob SquarePants menjadi satu dari 14 program siaran yang kedapatan melanggar aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3-SPS) KPI Tahun 2012.

Selain dianggap melanggar aturan penyiaran, sebuah penelitian pada tahun 2011 lalu menyatakan bahwa tayangan mengenai spons yang hidup di bawah laut itu mampu mengganggu kemampuan anak-anak.

Melansir Kompas.com yang mengutip laman Live Science, Minggu (9/15/2019), mengungkap hasil penelitian terkait tayangan SpongeBob SquarePants.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of Virginia menemukan, setelah 9 menit menonton tayangan SpongeBob SquarePants, kemampuan anak-anak berusia 4 tahun secara signifikan dapat terganggu dibandingkan dengan anak-anak yang menikmati pertunjukan lain.

Studi berjudul The Immediate Impact of Different Types of Television on Young Children's Executive Function yang diterbitkan di jurnal Pediatrics tersebut memaparkan, kemampuan yang terpengaruh oleh tayangan ini adalah keterampilan dalam dalam memperhatikan, menyelesaikan masalah, fokus, dan kemampuan lainnya.

Pada dekade 1970-an anak-anak mulai menonton televisi sejak usia 4 tahun.

Namun saat ini, anak-anak usia 4 bulan sudah terpapar tayangan dari program televisi.

Squidward dan Spongebob
Squidward dan Spongebob (Instagram / @spongebob)

The Kaiser Family Foundation memperkirakan dua pertiga dari anak-anak menghabiskan rata-rata dua jam sehari di depan televisi atau menikmati tayangan dalam bentuk lain.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved