Darurat Kabut Asap

Belum Ada Tersangka Baru Pembakar Lahan di PPU, Miss Glam World 2019 Minta Aparat Bertindak Tegas

Miss Glam World 2019, Ratih Ayu Syafriza minta pihak aparat yang berwajib menindak tegas pelaku pembakaran lahan

Belum Ada Tersangka Baru Pembakar Lahan di PPU, Miss Glam World 2019 Minta Aparat Bertindak Tegas
TribunKaltim/Fachmi Rachman
Miss Glam World 2019, Ratih Ayu Syafriza saat meninjau lokasi karhutla di PPU. Selasa, (17/9/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Miss Glam World 2019, Ratih Ayu Syafriza minta pihak aparat yang berwajib menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja untuk membuka lahan atau konversi lahan dengan cara membakar.  

Hal itu dengan tegas dikatakan, Miss Glam World 2019, Ratih Ayu Syafriza kepada Tribunkaltim.co, saat meninjau langsung lokasi karhutla di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa, (17/9/2019).

Dikatakan Ratih, berbicara soal hutan, kebakaran dengan luasan satu hektare saja sudah dianggap besar, terlebih saat ini yang terbakar seluas 110 hektare.

Pasalnya, hutan adalah komponen penting untuk kehidupan seperti pemberi oksigen dan sebagai rumah untuk banyak satwa di dalamnya.

"Jadi, kalau ada oknum yang melakukan pembakaran dengan sengaja, wajib ditindak tegas dan ditangkap," tegasnya.

Dirinya juga telah berkomitmen dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk terus mengkampanyekan dan mempublikasikan apa yang telah dilakukan para petugas dalam menangani karhutla di Indonesia.

Tak hanya itu, dirinya juga akan terus melakukan sosialisasi dini di sekolah-sekolah untuk memberikan penyadaran kepada generasi muda akan pentingnya menjaga hutan dan memberikan peringatan setop membakar hutan.

"Terutama pembakaran di musim kemarau," ucap dia.

Diketahui, berdasarkan data kepolisian, Polres PPU pada September 2018 lalu telah penindakan hukum kepada dua pelaku pembakaran lahan yakni Sainuddin yang telah divonis satu tahun penjara dan Jainuddin yang telah divonis tiga bulan penjara.

Sedangkan untuk di tahun 2019, Polres PPU baru menindak satu pelaku pada Januari lalu, yakni Basirin yang divonis 10 bulan penjara.

Penulis: Aris Joni
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved