Darurat Kabut Asap

Enam Hari Sejak Kamis Tidak Melayani Penerbangan, Bandara Melalan Mengaku Rugi Puluhan Juta

Bandara Melalan Kubar, Aulia M Negara, ditemui pukul 15.00 Wita sore tadi menegaskan kejadian tersebut tentu merugikan industri penerbangan.

Enam Hari Sejak Kamis Tidak Melayani Penerbangan, Bandara Melalan Mengaku Rugi Puluhan Juta
TribunKaltim.Co/Febriawan
Suasana dan kondisi para penumpang Pesawat di Bandara Melalan Kabupaten Kutai Barat yang tertunda keberangkatannya akibat kabut asap dari dampak kebakaran hutan, Kamis (12/9/2019) sore. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Otoritas Bandar Udara Melalan Kutai Barat (Kubar) Selasa 17/09/2019, kembali menghentikan jadwal penerbangan dari dan ke Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Hal itu karena kabut asap menutup jarak pandang di bandara itu. Hal tersebut bisa membahayakan keselamatan penerbangan.

Hingga hari ini jarak pandang di bandara itu kurang dari 500 meter.

Hari ini memasuki hari ke enam atau sejak 12/09/2019 lalu bandara itu tidak melayani penerbangan akibat kabut asap.

Selain merugikan penumpang dan maskapai, dampak kabut asap itu juga merugikan pihak bandara hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Pelaksana Harian (PH) Bandara Melalan Kubar, Aulia M Negara, ditemui pukul 15.00 Wita sore tadi menegaskan kejadian tersebut tentu merugikan industri penerbangan.

Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang membuat banyak jadwal penerbangan dibatalkan.

“Hingga hari ini kami tidak bisa melayani penerbangan dari dan ke Kubar, hari ini masuk hari enam tidak bisa melaksanan aktifitas penerbangan, karena jarak padang sangat terbatas,” tegasnya.

Untuk diketahui kata Aulia, jarak pandang aman sesuai standar internasional di atas 5.000 M.

Sementara untuk keadaan saat sekarang jarak pandang di bandara ini hanya berkisar 500 M ke bawah.

Halaman
1234
Penulis: Febriawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved