Karpet dan Miras Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan, Barang-barang Ilegal Masuk dari Malaysia

Memasuki triwulan pertama masa penugasan Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang (Mdg), menandai telah berakhirnya masa persiapan dan adaptasi prajurit

Karpet dan Miras Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan, Barang-barang Ilegal Masuk dari Malaysia
HO/Penrem 091/ASN
Satgas Pamtas melakukan sweeping disejumlah lokasi yang dicurigai sebagai pintu masuk masuk barang-barang ilegal 

TRIBUNKALTIM.CO - Memasuki triwulan pertama masa penugasan Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang (Mdg), menandai telah berakhirnya masa persiapan dan adaptasi prajurit.

Memasuki triwulan pertama, Satgas Pamtas melakukan sweeping disejumlah lokasi yang dicurigai sebagai pintu masuk masuk barang-barang ilegal.

Saat berada di Sebatik, tepatnya di Pos Aji Kuning dan Pos Bambangan, pihaknya berhasil menyita 29 karpet ukuran besar dari Malaysia.

Setelah itu, sweeping dilanjutkan ke Pos Mansalong yang dilakukan bersama dengan aparat setempat, hasilnya didapatkan 200 Kis minuman kaleng beralkohol.

Seluruh barang bukti yang diamankan diserahkan ke Polres dan Bea Cukai Nunukan.

"Ini adalah bukti kepada masyarakat, kami komitmen menjaga dan menegakan aturan di sepanjang perbatasan. Siapa yang berani melanggar maka akan kami tindak tegas", ucap Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/Mdg Mayor Inf Ronald Wahyudi, melalui siaran pers Penrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Selasa (17/9/2019).

Selain itu, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat, prajurit di perbatasan mengadakan pembagian masker bersama Kepolisian kepada pengguna jalan.

Pembagian masker akan dilakukan selama beberapa hari sampai kualitas udara kembali pulih seperti sedia kala.
Pembagian masker dilakukan serentak diseluruh sektor Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Mdg mulai dari Nunukan, Sebatik, Sei Manggaris, Sebuku dan Krayan.

Dengan adanya kegiatan sosial tersebut, diharapkan dapat memulai aksi dan reaksi dari masyarakat untuk mendukung kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah kebakaran hutan disemua daerah.

Selain membagikan masker, pihaknya juga melakukan himbauan kepada pengguna jalan agar tidak melakukan pembakaran yang dapat berdampak terhadap terjadinya karhutla.

10 personel setiap harinya akan tetap melaksanakan kegiatan pembagian masker di lokasi perlintasan kendaraan.

"Selain tugas pokok kami menjaga keamanan dan kedaulatan perbatasan NKRI, kami juga tetap menununjukan kepedulian dan rasa solidaritas terhadap masyarakat di tempat kami bertugas, karena TNI dari rakyat dan untuk rakyat," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved