Ibu Kota Baru Kalimantan

Pansus Ibu Kota tanpa Wakil Kalimantan Timur, Wakil dari Fraksi PDI Perjuangan Terbanyak

Dari 30 anggota Pansus Pemindahan Ibu Kota tidak ada satu pun nama anggota DPR wakil Kalimantan Timur.

Pansus Ibu Kota tanpa Wakil Kalimantan Timur, Wakil dari Fraksi PDI Perjuangan Terbanyak
TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN
Foto udara Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). Sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan sebagai lokasi ibu kota baru RI. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPANDewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) membentuk Tim Panitia Khusus (Pansus) Pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. 

Pansus Pemindahan Ibu Kota Negara terdiri 30 anggota mewakili Komisi II, III, dan V dari semua fraksi di DPR RI.

Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali menjelaskan, Pansus Ibu Kota tersebut dibentuk untuk melakukan kajian usulan pemerintah terkait pemindahan ibu kota.

Belum masuk dalam ranah pembahasan undang‑undang pemindahan ibu kota negara.

"Presiden mengirimkan surat ke DPR beserta lampiran kajiannya. DPR meresponnya dengan membentuk Pansus," jelas Amali kepada wartawan, Senin (16/9/2019) kemarin.

Hasil pansus tersebut bakal menentukan sikap DPR terhadap wacana pemindahan ibu kota. Dan, hasilnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Akan keluar sikap DPR seperti apa, kemudian pemerintah akan menerima itu, kalau lihat schedulenya pemerintah pasti akan disusun RUU tentang ibu kota," jelasnya.

Politikus Golkar itu mengatakan, sudah ada nama‑nama anggota yang masuk.

Jumlahnya sekitar 30 orang.

Amali mengungkapkan, Fraksi PDI Perjuangan paling banyak dengan enam orang, Golkar lima orang.

Halaman
123
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved