Tahun ini Pemkab Kubar Usulkan Penambahan 16 Unit Damkar

Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) akan mengusulkan penambahan 16 unit mobil kebakatan ke Pemerintah pusat

Tahun ini Pemkab Kubar Usulkan Penambahan 16 Unit Damkar
TribunKaltim/Febriawan
Susana video conference di Makodim 0912/kbr Kubar 17/09/2019. Yang diikuti Wakil Bupati , Dandin 0912/kbr, Kapolres Kubar, Danlanud, Sekrrtaris BPBD dan Kapela Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dan TAGANA Kubar. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) akan mengusulkan penambahan 16 unit mobil kebakatan ke Pemerintah pusat.

Hal itu Karena keterbatasan Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) yang menyebabkan petugas Damkar sering kali mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman.

16 unit kendraaan Damkat ini rencanakan akan di tempat di 16 Kecamatan se-Kutai Barat.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE, usai mengikuti kekiatan video conference (ViFon) dengan Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda se Kalimantan, dalam upaya menyikapi bencana kebakaran hutan dan lahan, yang dilaksankan di ruang Yudha makodim 0912Kubar, Selasa (17/9/2019).

Ia mengatakan di tahun 2019 Pemkab Kubar melakukan penganggaran 16 unit mobil pemadam kebakaran yang diperuntukan bagi 16 kecamatan.

“Mudah-mudahan dalam asistensi dengan pemerintah pusat disetujui, sehingga mobil pemadam bias diadakan untuk 16 kecamatan,” ujarnya.

Dengan adanya penambahan mobil kebakaran itu, dapat mempermudah putugas pemadan dalam penanggulangan terjadinya kebakaran.

“Seperti saat sekarang terjadi kebakaran hutan,” tegasnya.

Berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan saat ini, orang nomor dua di Kubar ini, mengimbau para Camat dan para Petinggi se Kubar, bias mengefektifkan peran tokoh formal dan non formal yang ada dikelurahan dan di kampung-kampung untuk mengingatkan masyarakat dalam pembukaan lahan hindari pembakaran.

“Jika melakukan pembakaran, harus dipastikan proses pembakaran lahan tidak merambat keluar dan aman dengan cara penjagaan dengan personil/orang yang cukup, dan adanya sekat bakar yang cukup luas serta menghitung arah angin, sehingga tidak merambat ke lahan lain yang tidak direncanakan,” tegasnya.

Dia menjelaskan pada dasarnya pembakaran ladang jika dilakukan dengan baik tidak akan
merambat ke lahan lain, dengan cara membuka sekat bakar jika terjadi peluasan. Maka api terhalang oleh skat bakar.

Selanjutnya dalam membakar lahan juga harus melihat arah angin, serta harus berhati-hati.

Edyanto Arkan menambahkan Pemkab memberikan dukungan kepada Kodim 0912 Kubar, Polres Kubar BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial dan Perusahaan yang sudah berupaya dalam pemadam kebakaran hutan dan lahan di Kubar.

Penulis: Febriawan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved