Ibu Kota Baru

Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim Demi Hilangkan Ketimpangan Saat Indonesia Berusia 100 Tahun

Kepala Bappenas RI, Bambang Brodjonegoro, menyatakan, selama ini Indonesia mengalami persolan besar yang harus segera diatasi.

Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim Demi Hilangkan Ketimpangan Saat Indonesia Berusia 100 Tahun
Tribunkaltim.co/HO Bappenas
Kepala Bappenas RI, Bambang Brodjonegoro, menyatakan, selama ini Indonesia mengalami persolan besar yang harus segera diatasi demi mengindari permasalahan di masa mendatang salah satu caranya melakukan pemindahan Ibu Kota Negara. Kini lokasi ibu kota baru Republik Indonesia ada di Kalimantan Timur, Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. 

Pastinya, Kalimantan Selatan ditetapkan jadi kota metropolitan maka nantinya pembangunan infrastruktur seperti jalan raya dan jembatan akan ada campur tangan permerintah pusat dan jadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.

Bambang menegaskan, penetapan Kalimantan Selatan jadi metropolitan bukan berarti menjadi kode akan menjadi Ibu Kota Baru bagi Republik Indonesia.

"Ya bukan dong, tidak akan jadi Ibu Kota Baru. Ini beda, pokoknya beda," ujarnya yang membantah penetapan metropolitan tidak ada kaitannya dengan penetapan Ibu Kota Baru RI.

Menurut dia, konsep kota metropolitan bukan berarti akan menjadi Ibu Kota Baru RI. Memang Jakarta disebut sebagai kota metropolitan ada Ibu Kota tetapi dalam hal ini berbeda dengan metropolitan Kalimantan Selatan.

"Kota meteropolitan itu pengembangan kawasan. Selama ini kan ada bayangan pengembangan kota metropolitan itu di wilayah administrasi pemerintahan, ini tidak," katanya. 

Nanti kota metropolitan itu ada Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut.

"Masing-masing tidak bisa berdiri sendiri. Dorong kerja sama antar daerah," ujar Bambang. 

Berikut Nama-nama Wilayah Kota Metropolitan di Indonesia:

1. Jakarta (Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)

2. Surabaya (Gerbangkertosusila: Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan )

3. Medan (Mebidang: Medan, Binjai dan Deli Serdang)

4. Bandung (Bandung Raya: Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi)

5. Semarang (Kedungsepur: Kendang, Demak, Ungaran, Salatiga, Purwodadi)

6. Denpasar (Sarbagita: Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan)

7. Manado (Bimindo: Manado, Bitung, Kabupaten Minahasa Utara)

8. Makasar (Mamminasata: Makassar, Maros, Sanggumi-nasa, Takalar)

9. Banjarmasin (Banjar Bakula: Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut)

10. Mataram (Mataram Raya: Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara).

SUMBER: Bappenas RI (2019).

(Tribunkaltim.co/BudiSusilo)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved