Ibu Kota Baru

Bappenas Tegaskan Tidak Ada Denda Tarik Konsesi Lahan Lokasi Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur

Bappenas akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dahal hal penarikan itu.

Bappenas Tegaskan Tidak Ada Denda Tarik Konsesi Lahan Lokasi Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur
Tribunkaltim.co/Siti Zubaidah
Kondisi dermaga di PT ITCI Sepaku Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin (26/8/2019). Lokasi lahan Sepaku ini dimiliki PT ITCI bersatus Lahan Negara dan bakal jadi lokasi ibu kota baru RI di Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro memastikan, negara tidak mesti membayar denda kepada perusahaan yang memiliki konsesi lahan di lokasi ibu kota baru Indonesia. 

"Tidak ada denda. Itu kan sudah dikasih tahu sejak awal, setiap pihak yang mendapat konsesi mengetahui bahwa suatu saat konsesi mereka bisa diambil kalau negara membutuhkan," ujar Bambang di Gedung Lemhanas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).

Ia sekaligus meyakini perusahaan swasta pemegang konsesi tidak akan mempermasalahkan penarikan konsesi tersebut.

Ini Bappenas sendiri menargetkan, konsesi swasta yang terletak di wilayah Ibu Kota baru Indonesia akan ditarik kembali oleh negara maksimal akhir tahun 2019.

Nah, Bappenas akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dahal hal penarikan itu. KLHK sendiri sudah diminta memproses pengambilalihan lahan tersebut.

Bambang melanjutkan, penarikan konsesi dari swasta demi kepentingan nasional bukanlah hal baru.

"Dan itu bukan kejadian pertama (pengambilan konsesi). Kalau ditanyakan ke Kementerian LHK, itu sudah dilakukan di beberapa tempat," kata Bambang.

Diketahui, Presiden Jokowi secara resmi telah mengumumkan bahwa pemerintah akan memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pengumuman tersebut disampaikan Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2019 lalu. Rencana pemerintah ini belakangan diterpa isu tidak sedap.

Lahan yang akan dijadikan lokasi ibu kota baru disebut-sebut milik perusahaan Sukanto Tanoto, PT ITCI Hutani Manunggal (IHM). PT IHM selama ini menjadi pemasok utama bahan baku kertas yang diproduksi oleh APRIL Group milik pengusaha Sukanto Tanoto.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved