Kedapatan Gunakan Rokok Elektrik di India, Siap-siap Didenda Rp 140 Juta dan Penjara 3 Tahun

Pemerintah India akan memberikan sanksi berupa ancaman bagi warga yang kedapatan menggunakan rokok elektrik atau vape.

Kedapatan Gunakan Rokok Elektrik di India, Siap-siap Didenda  Rp 140 Juta dan Penjara 3 Tahun
ecigclopedia.com
Ilustrasi. 

TRIBUNKALTIM.CO,NEW DELHI-Pemerintah India akan memberikan sanksi berupa ancaman hukuman bagi warga yang kedapatan menggunakan rokok elektrik atau vape.

Tak main-main bagi yang melanggar bakal dapat diancam dengan hukuman penjara maksimum tiga tahun dan denda maksimum 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 140 juta.

Hal ini dilakukan  India, sebagai bentuk keseriusannya dalam mengurangi tingkat perokok di negeri itu. Hal tersebut ditunjukkan dengan melarang penjualan dan penggunaan rokok elektrik atau vape.

Diberitakan ABC Australia via Kompas.Com, Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman, pada Rabu (18/9/2019), mengatakan bahwa keputusan eksekutif akan dikeluarkan oleh pemerintah dalam upaya mengurangi tingkat perokok di negeri berpenduduk lebih dari satu miliar tersebut.

Sering Gunakan Vape, Seorang Pasien Meninggal Karena Menderita Penyakit Paru-paru

Bobol Toko Vape, Warga Makassar Ditembak Kepolisian Samarinda

Sitharaman mengatakan, rokok elektrik semakin banyak menimbulkan dampak kesehatan karena digunakan lebih sebagai "gaya hidup" dan bukan untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Dalam larangan baru tersebut, nantinya warga yang kedapatan menggunakan rokok elektrik bakal dapat diancam dengan hukuman penjara maksimum tiga tahun dan denda maksimum 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 140 juta.

Langkah India ini diperkirakan akan memberikan pukulan besar terhadap industri rokok elektrik, seperti perusahaan Juul Labs dan Philip Morris International yang sedang berusaha memperbesar pangsa pasar mereka di berbagai negara.

Juul sudah memiliki rencana untuk meluncurkan produk rokok elektrik di India, dan telah mempekerjakan beberapa eksekutif senior dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara Philip Morris dikabarkan juga sudah memiliki rencana serupa.

Rokok elektrik pada awalnya dianggap sebagai salah satu cara bagi mereka yang ingin berhenti dari kebiasaan merokok konvensional.

Diduga Gara-gara Istri, Pria Ini Siram Badan Pakai Bensin Lalu Disulut Rokok, Nyawanya Tak Tertolong

Gara-gara Tertawa Sambil Merokok saat Ditagih Utang, Pria Ini Kena Bacok Temannya dan Tewas

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved