BI Perwakilan Kaltara Nongkrong Bareng Komunitas Bahas Smart City, Singgung Ekonomi Domestik

melalui pendekatan citizen centric ini diharapkan dapat terjadi interaksi yang lebih dinamis dan erat antara masyarakat dengan penyedia layanan

BI Perwakilan Kaltara Nongkrong Bareng Komunitas Bahas Smart City, Singgung Ekonomi Domestik
HO/BI PERWAKILAN KALTARA
BI Perwakilan Kaltara adakan Nongkrong Bareng Komunitas bahas Smart City, Sabtu (21/9/2019) di Halaman Kantor BI Perwakilan Kaltara di Jalan Mulawarman 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam memelihara stabilitas nilai rupiah dan kebijakan kepada pemerintah daerah terkait dengan perekonomian keuangan daerah, pengembangan ekonomi,serta sistem pembayaran, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltara  menyelenggarakan Nongkrong Bareng Komunitas, Sabtu (21/9/2019) malam di Halaman Kantor BI Perwakilan Kaltara.

Kegiatan ini bertemakan tentang Smart City yang sejalan dengan program Pemkot Tarakan. Konsep kota cerdas ini mendorong peran aktif dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kota menggunakan pendekatan citizen centric.

Kepala BI Perwakilan Kaltara, Hendik Sudaryanto mengungkapkan, melalui pendekatan citizen centric ini diharapkan dapat terjadi interaksi yang lebih dinamis dan erat antara masyarakat dengan penyedia layanan, dalam hal ini adalah pemkot.

Telkomsel Perkuat Jaringan di Calon Ibu Kota Baru, Berikan Dukungan Untuk Smart City

DILo Hackacthon Festival 2019 Telah Usai, Bisa Dukung Penerapan Smart City di Kota Balikpapan

Dalam hal ini Hendik, menyampaikan pula beberapa hal mengenai perekonomian domestik dan Kaltara triwulan
II 2019, capaian inflasi Kaltara triwulan II 2019, kinerja perbankan,lalu potensi dan peluang Tarakan sebagai Smart City dan terakhir mengenai Peran BI dalam Smart City dan Digital Ekonomi.

"Perekonomian Global diperkirakan melambat pada tahun 2019.Gejolak geopolitik seperti perang dagang menjadisalah satu penyebab melambatnya pertumbuhan ekonomi globalpadatahun2019," ucapnya.

Hendik mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang melambat ini kemudian akan berpengaruh kepada volume perdagangan dan harga komoditas global yang menurun.

"Pada triwulan II 2019, perekonomian domestik sedikit mengalami perlambatan sebagai
faktor musiman pasca HBKN, dan masih lemahnya ekspornasional dampak dari melambatnya volume perdagangan global," ujarnya.

Disisi lain, kata Hendik, kinerja Kalimantan dan Kalimantan Utara secara khususnya,memperlihatkan
pertumbuhan yang tinggi dan meningkat.

Akselerasi pertumbuhan pada sektor konstruksi dan netekspor antar daerah menjadi faktor pendorong utama meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Kaltara pada triwulan II 2019 ini.

"Melihat lebih dalam pada struktur perekonomian Kaltara, Kaltara masih didominasi oleh investasi dan ekspor antar daerah,sejalan dengan peningkatan pada lapangan usah konstruksi, ucapnya.

Balikpapan Terpilih Dalam Gerakan Menuju 100 Smart City 2019 di Indonesia

Balikpapan Terpilih Dalam Gerakan Menuju 100 Smart City 2019 di Indonesia

Dikatakan Hendik, komponen investasi masih didominasi oleh Penanaman Modal Asing(PMA).Namun
demikian,baik PMA maupun Penanaman Modal Dalam Negeri(PMDN) memiliki fokus sektor yang berbeda.

"Penanaman Modal Asing hampir seluruhnya terfokuskan pada industri CPO,sedangkan PMDN terdistribusi dalam 2 sektor, yakni perkebunan dan industri kayu. Pertumbuhan ekonomi Kaltara yang tinggi belum ditopang oleh kinerja ekspor luar negeri," ujarnya.

Penulis: Junisah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved