Di Hadapan Presiden Joko Widodo, Adian Napitupulu Berkata Jujur Soal Bakatnya di Birokrasi

Kepada Presiden Joko Widodo, politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengaku jujur soal bakatnya di Birokrasi dan tawaran Kabinet Jokowi-Maruf.

Di Hadapan Presiden Joko Widodo, Adian Napitupulu Berkata Jujur Soal Bakatnya di Birokrasi
Tribunnews.com/M Zulfikar
Adian Napitupulu 

TRIBUNKALTIM.CO - Untuk kesekian kalinya, politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mendapat tawaran spesial dari Presiden Joko Widodo.

Adian Napitupulu yang merupakan Aktivis 98 kembali ditawari Presiden Joko Widodo untuk duduk di Kabinet Jokowi-Maruf.

Tawaran Kabinet Jokowi-Maruf yang dilontarkan langsung Presiden Joko Widodo ini membuat Adian Napitupulu minta ampun.

Kepada Presiden Joko Widodo, Adian Napitupulu pun berkata jujur perihal bakatnya di dunia birokrasi.

Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu kembali dipanggil Presiden Joko Widodo baru-baru ini, bicara soal Kabinet Jokowi-Maruf.

Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengaku sempat ditawari oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi menteri pada Kabinet Jokowi-Maruf, mendatang.

Tawaran tersebut saat Adian Napitupulu dipanggil Jokowi pada 13 Agustus 2019 lalu.

Namun, Adian Napitupulu mengaku menolak tawaran Jokowi.

Adian Napitupulu merasa dia tidak memliki bakat menduduki posisi menteri.

"Sudah (bertemu Jokowi), diminta jadi menteri.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved