Liga Indonesia

Jelang Persiba vs PSBS Biak Liga 2 2019, Tiga Pemain Beruang Madu Telah Pulih, Satu Menepi

Tiga Pemain Persiba Balikpapan Pulih, Satu Menepi. Kekalahan melawan Persik Kediri kemarin membuat peluang Persiba Balikpapan untuk 4 besar berat.

Jelang Persiba vs PSBS Biak Liga 2 2019, Tiga Pemain Beruang Madu Telah Pulih, Satu Menepi
TribunKaltim.Co/Arif Fadilah
Persiba Balikpapan saat latihan di lapangan mini soccer Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (22/9/2019) sore. 

Persiba pun kini tak bisa bersantai karena tiga laga kandang mereka akan menghadapi tim yang patut diwaspadai. PSBS Biak akan menjadi lawan mereka pada Sabtu (28/9/2019). Satia Bagjda akan memperbaiki mental pemain dan juga taktik yang selama ini masih menjadi masalah.

Tiga Pemain Persiba Pulih, Satu Menepi

Kekalahan melawan Persik Kediri kemarin membuat peluang Persiba Balikpapan untuk tembus empat besar sangat berat.

Menyisakan tiga partai kandang dan satu tandang membuat nasib skuad Beruang Madu juga ditentukan tim lain.

Dengan raihan 8 kalah, 3 imbang, dan 5 kemenangan, Persiba Balikpapan mengoleksi 18 poin dan belum beranjak dari posisi 7 klasemen sementara wilayah timur Liga 2 2019.

Kendati demikian, pelatih Persiba Balikpapan Satia Bagdja mengaku belum menyerah dalam perburuan empat besar klasemen akhir.

Tiga kandang mesti disapu bersih dengan kemenangan.

 Kisah Babe Jon, 16 Tahun Setia Jadi Masseur Persiba Balikpapan, Pernah ke Pusam, dan Tawaran Timnas

 Evaluasi Lini Serang, Pelatih Persiba Balikpapan akan Pasang Aji dan Rasul Saat Kontra Persik Kediri

Akan tetapi tentu tidak mudah, karena Persiba berhadapan dengan pesaingnya di wilayah timur.

Seperti PSBS Biak, Martapura FC, dan Madura FC akan menjadi ujian berat.

"Kita berjuang aja di tiga pertandingan di home ini. Kita lihat satu-satu, kita berusaha walaupun sangat berat. Poinnya kita 18, mentok 30 tapi juga bergantung dengan tim lain.

Memang berat. Sampai detik ini kita belum lempar handuk," kata Satia Bagdja kepada Tribunkaltim.co, Jumat (20/9/2019).

Soal produktivitas gol, Persiba juga masih minim. Apalagi di klasemen akhir, tim yang poinnya sama akan menggunakan sistem head to head bukan selisih gol.

Kebobolan 16 gol menjadikan Persiba sebagai tim kedua paling banyak kemasukan setelah Persatu Tuban.

Sementara memasukan gol Persiba mencatat 14 mencetak ke gawang lawan.

Statistik tersebut tentu menjadi catatan khusus Satia Bagdja untuk mengevaluasi pemain.

 Tak Melulu Hasil Pertandingan, Ini Pelajaran yang Dipetik Persiba Balikpapan Usai Laga di Tuban

 Hasil Akhir Persatu Tuban vs Persiba Balikpapan, Bermain 10 Orang Tim Beruang Madu Takluk 1-0

Sama seperti sebelumnya, lagi-lagi lini depan yang tumpul untuk mencetak gol.

Padahal saat laga melawan Persik tersebut Indra Setiawan dipasang starter sebagai striker utama.

Namun tak berbeda dengan pemain lainnya, top skor Liga 2 musim lalu itu tak terbukti tajam di depan gawang.

Satia Bagdja pun mengakui laga tersebut seluruh anak asuhnya bermain buruk, sangat tidak bagus.

"Kita sudah coba semua, mencoba Indra sebagai striker, tapi sama saja. Kemarin kita bermain jelek, tidak ada determinasi, main tidak bagus.

Pemain tengah tidak bermain berani pegang bola main harusnya ke depan putar lagi ke belakang," kata mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.

(Tribunkaltim.co/ Arif Fadillah)

Penulis: Arif Fadilah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved