Liga Indonesia

Arema FC vs PSS Sleman, Berikut Imbauan Keras untuk Aremania agar Singo Edan Tidak Disanksi Lagi

Arema FC vs PSS Sleman, Berikut Imbauan Keras untuk Aremania agar Singo Edan Tidak Disanksi Lagi

Arema FC vs PSS Sleman, Berikut Imbauan Keras untuk Aremania agar Singo Edan Tidak Disanksi Lagi
Tribunkaltim.co/ Nevrianto Hardi Prasetyo
Arema FC vs PSS Sleman, Berikut Imbauan Keras untuk Aremania agar Singo Edan Tidak Disanksi Lagi 

Untuk itu, kini Panpel Arema FC secara tegas melarang para pedagang asongan menjual minuman dalam kemasan baik berupa kemasan botol, kotak maupun gelas.

Arema FC vs Borneo FC, Aremania Pernah Bikin Mario Gomez Berdarah, Tim Tamu Tak Takut

Sebab kemasan minuman itu menjadi benda-benda yang bisa dilempar ke lapangan.

Selain itu Panpel juga mengevaluasi Portir dan Sterward, selaku pihak yang memeriksa pedagang asongan sebelum masuk ke dalam stadion untuk lebih teliti dan tegas.

"Saya sudah perintahkan pada penjaga untuk memeriksa secara teliti, baik minuman botol, minuman gelas, teh kotak dan teh botol untuk diharamkan.

Persela vs Arema FC, Duel Seru Derby Jatim, Nil Maizar Usung Misi Lanjutkan History

Portir dan steward juga kami minta agar barang-barang itu tidak bisa masuk lagi, meskipun nyatanya kemarin kami kecolongan," kata Abdul Haris Ketua Panpel Arema FC melansir SURYAMALANG.COM, Senin (23/9/2019).

"Ini tentu bakal jadi evaluasi kami secara keseluruhan, apakah portir ini bisa dipertahankan atau tidak, karena kami sejak awal sudah memperingatkan agar tidak membawa botol, teh kotak atau apapun masuk," ucap Abdul Haris.

Lebih lanjut Abdul Haris menjelaskan jika sebenarnya titik utama pelemparan bukan dari barang-barang tersebut.

Gagal Clean Sheet, Kiper Borneo FC Tetap Bangga Timnya Dapat Poin di Kandang Arema FC

Melainkan bersumber dari pola pikir para Aremania yang tidak bisa menahan emosi, sehingga melakukan pelemparan ke lapangan dan juga wasit.

"Sebenarnya yang terpenting itukan mindset Aremania, lemparan apapun itukan berakibat sanksi, tak hanya botol saja.

Oleh karena itu kami fokus ke lemparannya bukan bendanya, saya minta ubah mindset dan juga budaya ini agar tidak terulang lagi.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved