Lantik Asosiasi Pasar Batubara Domestik, Gubernur Kaltim Isran Noor : Pengusaha Harus Jujur

Kejujuran dalam menjalankan usaha sangatlah penting. Demikian disampaikan Gubernur Kaltim saat hadir langsung dan melantik Asosiasi Pasar Batubara

Lantik Asosiasi Pasar Batubara Domestik, Gubernur Kaltim Isran Noor : Pengusaha Harus Jujur
TRIBUN KALTIM/ PURNOMO SUSANTO
Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyerahkan pataka pelantikan Asosiasi Pasar Batubara Domestik Kaltim, pada Senin (23/9/2019), pukul 10.00 WITA, di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Lantik Asosiasi Pasar Batubara Domestik, Gubernur Kaltim Isran Noor : Pengusaha Harus Jujur

Kejujuran dalam menjalankan usaha sangatlah penting. Demikian disampaikan Gubernur Kaltim, Isran Noor saat hadir langsung dan melantik Asosiasi Pasar Batubara Domestik Kaltim, pada Senin (23/9/2019), pukul 10.00 WITA, di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.

“Jangan produksi 5, laporan 10. Itu jujur,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan seluruh peserta, pengurus dan tamu undangan pelantikan Asosiasi Pasar Batubara Domestik Kaltim.

Gubernur Isran Noor Berharap Dukungan dan Kontribusi Ikatan Cendikiawan Dayak Nasional (ICDN)

250 Hektare Lahan Direkomendasi jadi Kawasan Ibu Kota Baru, Isran Noor Singgung Lokasi Istana Negara

Peringati Hari Gerakan Pramuka, Gubernur Kaltim, Isran Noor Ajak Konsumsi Produk Lokal

Pembebasan Lahan di Lokasi Ibu Kota Baru Tidak Mahal, Begini Respon Gubernur Kaltim Isran Noor

“Kalau produksi 5, yang dilaporkan 5 itu tidak jujur. Tapi tidak ada di Kaltim. Di luar sana adanya itu,” lanjutnya lagi dan kembali disambut tawa.

Ketidakjujuran tersebut, disampaikan Isran, malah terlihat dari laporan internasional. Dimana, dibeberkan olehnya, ada 520 juta metrik ton batubara dihasilkan oleh Indonesia untuk kebutuhan ekspor.

Dan, 62 persen dari keseluruhan jumlah tersebut, diungkapkan Isran, berasal dari Kaltim.

“Setelah dihitung, ada kurang lebih 30 juta metrikton batubara asal Kaltim yang belum dilaporkan.

Bahwa ada yang belum dilaporkan itu ada. Dan, kejujuran itu sangatlah penting.

Kalau dinilai dari pajak, berapa miliar dolar kerugian negara yang timbul karena persoalan itu. Jadi, dengan adanya asosiasi ini bisa membantu menyelesaikan persoalan ini,” papar Isran Noor.

Meskipun masih tergolong rendah kontribusinya bagi masyarakat Kaltim, Isran Noor mengungkapkan, dari segi penerimaan tenaga kerja pada sektor pertambangan batubara sudah cukup besar.

BREAKING NEWS - Mahasiswa Gabungan Gelar Aksi Penyampaian Pendapat di Kantor DPRD Kaltim

Tingkatkan Kualitas Pengamanan DPRD Kaltim, 32 Anggota Pamdal Dilatih TNI Korem 091 ASN

Soal Kabut Asap, DPRD Kaltim Minta Dinkes Proaktif Beri Imbauan

Perbakin Kaltim Kirim 20 Atlet ikuti Kejurnas Menembak, Roy Nirwan Siapkan Bonus Menggiurkan

Sehingga, sebut Isran Noor, apabila perekonomian Kaltim menurun dari sektor penyerapan tenaga kerja sudah cukup baik.

“Saya membayangkan SDA sudah tidak ada lagi dan Kaltim akan mungkin mengalami kondisi ekonomi menurun.

Tapi, untuk penyerapan tenaga kerja kontribusinya sudah ada. Meskipun, pertambangan barubara ini masih jauh terhadap perannya kepada negara maupun kontribusinya dalam menyanggah surplus perdagangan negara,” jelasnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved